Tragedi Para Pendaki Hilang di Gunung

Mendaki gunung adalah olahraga yang banyak diminati oleh anak muda zaman sekarang. kadang tujuannya bukan lagi untuk menikmati keindahan alam dan hutan, tetapi juga untuk mempercantik feeds instagram.

Namun, taukah kamu kalau tidak punya banyak persiapan dan pengetahuan, gunung bisa saja menjadi tempat berbahaya.

Mereka tidak pulang ke rumah dengan selamat karena berbagai sebab. Bisa jadi karena pelanggaran selama berada di wilayah gunung, atau juga kesalahan mereka sendiri yang tidak berhati-hati.

Thoriq yang hilang di Gunung Piramid

Kabar kehilangan yang terbaru adalah seorang anak SMP bernama Thoriq Rizkiy Maulidan. Thoriq mendaki bersama 4 orang temannya untuk melihat sunset pada Minggu (23/6/2019). Tapi di tengah perjalanan satu teman memutuskan untuk turun karena kelelahan.

baca juga artikel berikut ini : 3 Kisah Mistis Di Gunung Sumbing

Akhirnya, Thoriq dan kedua teman lain tetap naik ke puncak. Nahasnya, saat turun, Thoriq tidak ikut, kedua temannya pun mengatakan bahwa bocah tersebut hilang/terjatuh ke dalam jurang gunung Piramid.

Tim Search and Rescue (SAR), sudah melakukan pencarian, namun hasilnya tetap nihil. Saat ini, pencarian Thoriq sudah dihentikan karena tak kunjung menemukan hasil.

Alvi, pendaki Lawu

Kamu tentu pernah mendengar kisah hilangnya Alvi Kurniawan di Gunung Lawu bukan? Pemuda berusia 20 tahun itu dinyatakan hilang setelah diajak balapan menuju puncak oleh seorang pendaki wanita asal Wonosobo di hari kejadian.

Dua jam setelah balap lari, si perempuan teman mendaki Alvi ini mengaku kelelahan. Karena awalnya diniatkan lomba cepat-cepatan, Alvi melanjutkan pendakian sendiri mulai dari Pasar Dieng.

Sayang, Alvi setelahnya tidak pernah bertemu lagi dengan teman-temannya alias hilang. Hingga hari ini pun, putra sulung Marwati ini tak pernah ditemukan.

baca juga artikel berikut ini : Cerita Mistis Yang Menyelimuti Gunung Raung

Pendaki Gunung Muro ditemukan selamat

Keajaiban mungkin masih berpihak pada Indra Wijaya Arta Kesuma, pendaki Gunung Muro yang ditemukan dalam keadaan selamat. Indra dilaporkan hilang pada akhir Mei (31/5) lalu. Indra memang mendaki hingga puncak dan memilih turun langsung meski saat itu hari sudah gelap.

Karena tak hati-hati, Indra akhirnya tergelincir dan kehilangan arah. Tiga hari mencari jalan pulang, ia tak kunjung menemukan. Untung, Indra menemukan pondok yang berada di samping sungai. Ia bertahan hidup dengan hanya makan umbut, pisang, dan air sungai.

Satu minggu kemudian, ia ditemukan dengan seorang warga dan diselamatkan. Indra pulang dalam kondisi sehat, meski sudah kurus dan sangat lemah.