2 Kisah Misteri Di Waduk Jatigede

2 Kisah Misteri Di Waduk Jatigede

Pembangunan Waduk Jatigede di Sumedang memang pernah menjadi kontroversi. Waduk yang rencana pembangunannya sudah dicetuskan sejak zaman Hindia Belanda ini mendapat tentangan dari masyarakat sekitar karena harus menenggelamkan sejumlah desa.

Namun, di pemerintahan Joko Widodo pembangunan Waduk Jatigede ini berhasil diselesaikan. Presiden Joko Widodo membangun waduk ini untuk sarana irigasi, pembangkit listrik, dan budidaya perikanan. Dan Waduk satu ini juga sangat kental akan kisah mistisnya. Kami akan mengulas beberapa kisah misteri yang ada di Waduk Jatigede ini.

Berikut ini adalah 2 Kisah Misteri Di Waduk Jatigede, mari kita simak:

  1. Sejarah pembangunan Waduk Jatigede

Sebelum membahas seputar misteri Waduk Jatigede, ada baiknya jika kita mengenal sejarah pembangunan waduk ini terlebih dahulu. Seperti yang sudah kami singgung di awal tulisan, perencanaan pembangunan waduk ini sudah dicetuskan pada zaman penjajahan.

Presiden Soekarno sempat ingin melanjutkan pembangunan pada tahun 1963, tetapi beliau tak sempat mewujudkan niatnya lantaran ada pergantian kepemimpinan karena peristiwa G30S-PKI pada tahun 1965.

baca juga artikel berikut ini : 2 Misteri Yang Ada Di Waduk Jatigede

Presiden Soeharto dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun sempat melanjutkan pembangunan. Namun, pembangunana waduk ini masih tidak kunjung selesai. Sampai akhirnya di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Waduk Jatigede berhasil diselesaikan.

Butuh waktu 219 hari untuk mengisi waduk seluas 4.200 hektar ini. Untuk mengisi waduk, air Sungai Cimanuk dialirkan untuk memenuhi Waduk Jatigede.

Meskipun pembangunan waduk masih menimbulkan pro dan kontra yang melibatkan masyarakat sekitar yang harus kehilangan tempat tinggalnya, toh Waduk Jatigede masih beroperasi hingga sekarang dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.

  1. Dihuni ular raksasa sepanjang 4 KM

Bukan cerita baru jika warga banyak menemukan ular di sekitar waduk ini. Ya, Waduk Jatigede memang menjadi tempat tinggal bagi spesies ular. Warga sekitar kerap menemukan ular kobra, ular beracun lainnya, sampai dengan ular sanca sepanjang 3 meter.

baca juga artikel berikut ini : 2 Tempat Paling Angker Di Subang

Namun, menurut orang “pintar” yang pernah berkunjung ke Waduk Jatigede, waduk ini dihuni oleh ular gaib yang panjangnya hingga 4 KM. Saking panjangnya ular tersebut, badan ular itu membentang dari Kecamatan Wado sampai Kecamatan Darmaraja.

Benar atau tidaknya cerita mengenai ular raksasa sepanjang 4 KM ini masih menjadi misteri. Pasalnya, tidak ada warga sekitar yang mengaku pernah melihat langsung ular raksasa tersebut. Yang pasti kita memang harus berhati-hati jika berada di Waduk Gede karena perairan ini menjadi habitat ular beracun.

Nah, itulah 2 Kisah Misteri Di Waduk Jatigede. Semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih.

2 Misteri Yang Ada Di Waduk Jatigede

2 Misteri Yang Ada Di Waduk Jatigede

Waduk Jatigede resmi dibuka pada tahun 2015. Meskipun baru seumur jagung, banyak cerita misteri Waduk Jatigede yang tersebar di kalangan masyarakat sekitar.

Bahkan, di dalam waduk ini digadang-gadang ada penghuni gaibnya berupa ular sepanjang 4 KM. kami akan membahas semua tentang misteri waduk ini khusus untuk Anda.

Berikut ini adalah 2 Misteri Yang Ada Di Waduk Jatigede, mari kita simak:

  1. Legenda Keuyeup Bodas

Keuyeup Bodas adalah bahasa Sunda yang artinya adalah kepiting putih. Secara umum, kepiting memiliki warna gelap seperti hijau keabu-abuan atau hijau kehitaman. Ada juga kepiting yang warnanya jingga cerah. Kepiting putih dipercaya sebagai mahluk legenda yang berukuran besar.

Pembangunan Waduk Jatigede ini diklaim dapat membangunkan si kepiting putih. Mitos tentang adanya keuyeup bodas ini sudah lama tersebar di sekitar masyarakat yang tinggal di Waduk Jatigede, bahkan sebelum waduk ini dialiri air. Misteri Waduk Jatigede seputar kepiting putih ini sangat ditakuti warga. Pasalnya, keuyeup bodas raksasa bisa menjebol bendungan suatu hari nanti.

baca juga artikel berikut ini : 2 Kisah Misteri Di Waduk Jatigede

Selalu ada penjelasan yang lebih logis dari setiap kejadian yang di luar nalar. Istilah kepiting putih ini sejatinya hanya sebuah kiasan untuk menjelaskan tentang sesar. Sedikit informasi, sesar adalah rekahan atau zona rekahan pada batuan yang memperlihatkan pergeseran.

Apabila Anda perhatikan melalui peta, Jatigede ini dilalui oleh sesar aktif Beribis yang bentuknya seperti kepiting putih. Apabila sesar aktif ini bergerak, maka bendungan bisa jebol dan rusak. Hal inilah yang sangat ditakuti oleh warga yang tinggal di sekitar waduk.

  1. Ikan Mas sebesar pintu

Anda pernah mendengar atau membaca dongeng tentang bawang merah dan bawang putih, di cerita rakyat itu bawang putih tampak berteman dengan ikan mas ajaib yang bisa bicara. Tentu saja tokoh bawang putih itu kaget ketika melihat ikan mas yang bisa bicara.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Menyeramkan Di Subang

Nah, apa reaksi Anda jika ikan mas yang Anda temukan di Waduk Jatigede ini tidak bisa bicara, tetapi ukurannya sebesar pintu? Beberapa pemancing yang melakukan aktivitas di tepi waduk mengaku pernah dihampiri oleh ikan mas yang besarnya seperti pintu di rumah.

Warna ikan tersebut tampak merah menyala sehingga terlihat tidak lazim jika dibandingkan dengan ikan mas yang sesungguhnya. Biasanya setelah melihat ikan mas raksasa itu para pemancing akan lari tunggang langgang. Mereka sangat takut menjadi santapan dari ikan raksasa yang mungkin saja sangat buas.

Nah, itulah 2 Misteri Yang Ada Di Waduk Jatigede. Semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih.

Misteri Waduk Gondang yang Berada di Lamongan

Misteri Waduk Gondang yang Berada di Lamongan

Beberapa waduk yang berada di Indonesia memang terkenal angker. Tengok saja Waduk Jatigede yang berada di Sumedang. Masyarakat sekitar percaya bahwa Waduk Jatigede kerap kali meminta tumbal.

Bukan hanya laut selatan saja yang terkenal dengan unsur gaibnya, ternyata sejumlah waduk yang notabene adalah perairan buatan pun tak luput dari terror mahluk gaib.

Asal-usul Waduk Gondang

Jika Waduk Jatigede dibangun pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Waduk Gondang ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Ya, Waduk Gondang dibangun pada masa order baru ketika Indonesia berada di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Waduk Gondang adalah satu dari sejumlah waduk lainnya yang menandakan berkembangnya pembangunan di dalam negeri.

Waduk yang menelan biaya pembangunan hingga 14,092 milyar rupiah ini dibangun untuk pengairan sawah di Kabupaten Lamongan, terutama saat musim kemarau. Selain untuk keperluan irigasi, Waduk Gondang dimanfaatkan untuk budidaya ikan dan pariwisata.

baca juga artikel berikut ini : 2 Misteri Pantai Pangandaran Yang Terkenal

Misteri Nyai Gondang Sari, pemimpin mahluk gaib di Waduk Gondang

Misteri Waduk Gondang yang satu ini memang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Konon, ada sosok mahluk astral yang dipercaya sebagai pemimpin mahluk gaib yang berada di Waduk Gondang, yaitu Nyai Gondang Sari.

Sosok ini kadang-kadang menampakkan diri pada masyarakat sekitar dengan wujud seorang wanita cantik bak putri kerajaan. Wujud wanita cantik ini biasanya hadir pada saat bulan purnama penuh.

Namun, terkadang sosok ini menampakkan diri dengan wujud siluman ular atau banaspati, yakni bulatan api yang dapat terbang ke sana kemari.

Tumbal yang diminta mahluk gaib penghuni waduk

Ketika ada kasus orang-orang tenggelam di perairan, pasti kabar yang beredar adalah peristiwa tersebut adalah kehendak dari mahluk gaib perairan tersebut yang meminta tumbal. Misteri Waduk Gondang mengenai sejumlah orang yang tenggelam di sini juga dihubung-hubungkan dengan mahluk astral penunggu waduk.

Di tahun 2015, sebuah perahu yang membawa 11 penumpang tenggelam di Waduk Gondang. Beruntung 9 orang penumpang berhasil ditemukan dengan selamat, sedangkan 2 penumpang lainnya dinayatakan hilang sampai saat ini.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Di Garut

Kronologi perahu tenggelam ini cukup dramatis layaknya sebuah film horror. Mesin perahu mati secara tiba-tiba dan seketika angin besar datang sehingga menyebabkan timbulnya ombak di waduk yang tadinya tenang ini. Sontak perahu langsung terbalik dan seluruh penumpang terjatuh ke dalam waduk.

7 tahun sebelum peristiwa perahu dengan 11 penumpang yang tenggelam ini juga ada kejadian yang serupa. Seorang bernama Maman tengah asyik menikmati pertunjukan musik dangdut di area wisata Waduk Gondang bersama kedua orang temannya.

Setelah bosan menikmati pertunjukan musik, Maman dan teman-temannya pergi ke tepi waduk dan menemukan perahu yang tidak ada pemiliknya.

Maman dan teman-temannya memutuskan untuk naik perahu dan berjalan-jalan mengitari waduk. Tidak jauh dari tepi waduk, tiba-tiba perahu yang mereka naiki oleng dan tidak bisa menjaga keseimbangan.

Semua penumpang tercebur ke dalam waduk. Akan tetapi, kedua teman Maman bisa berenang, sedangkan Maman tidak bisa. Akhirnya, Maman tenggelam di Waduk Gondang. Butuh waktu 7 jam pencarian sebelum tim SAR berhasil menemukan jasad Maman yang sudah tak bernyawa.

Konon, korban tenggelam yang kehilangan nyawanya di Waduk Gondang ini adalah tumbal yang diminta oleh penghuni gaib waduk. Ada yang didasari karena tumbal, ada juga mahluk halus yang dendam terhadap manusia sehingga berusaha mengambil nyawa manusia.