Cerita Hantu Marni Di Studio Alam TVRI

Cerita Hantu Marni Di Studio Alam TVRI

Studio Alam TVRI yang terletak di Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat ini kabarnya berhantu. Lokasi syuting seluas 29 hektar yang dibangun tahun 1981 silam ini konon dihuni oleh hantu sinden cantik bernama Marni.

Hantu Marni ini kerap mengganggu pengunjung atau kru film yang sedang syuting di tempat ini. Sumadi, koordinator Studio Alam TVRI mengatakan, sejak dibangun hingga sekarang, ada saja sejumlah pengunjung hingga kru yang mengalami kesurupan.

Seluruhnya dirasuki oleh perempuan yang mengaku bernama Marni. Dari penampakan saat merasuki tubuh manusia, perempuan itu berasal dari suku Sunda.

Sara Wijayanto, seorang artis yang mempunyai kemampuan untuk melihat hantu, juga pernah mengalami kejadian yang mistis saat datang kesini. Ketika berada di mobil dan sudah di wilayah Studio Alam, Sara mengaku mencium bau aneh, seperti minyak wangi kuno.

Ia mencoba untuk mengabaikan bau tersebut namun aroma wanginya malah semakin menyengat. Bahkan saking menyengatnya ia sampai mual.

baca juga artikel berikut ini : 3 Gunung Paling Angker di Indonesia

“Punggung saya terasa berat dan bulu kuduk berdiri. Seperti ada hembusan napas dan suara perempuan tipis sekali dari belakang saya mengucapkan salam. Pelan-pelan saya menoleh ke belakang… dan benar…” katanya.

Seketika Sara mendapati sosok perempuan berkebaya merah dengan rambut berantakan sedang duduk di jok belakang mobilnya. Terang saja dia langsung kaget dan berteriak. Jantungnya berdebar kencang ketika melihat hantu perempuan itu.

Itulah pertemuan pertama Sara dengan Marni. Dia menyebut, sosoknya memang nampak mengerikan dan jahil. Suka menggoda manusia, terutama laki-laki. Si Marni ini dikatakan Sara sempat mengikutinya selama tiga hari.

Sara Wijayanto mengatakan kalau dulu Marni dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, kekasih dan sahabatnya sendiri. Bahkan Marni terbunuh juga karena rencana jahat mereka.

“Marni ialah seorang penari dan sinden di masa hidupnya. Pada masa itu, memang banyak persaingan di antara sinden. Dan banyak dari mereka yang menggunakan ilmu hitam untuk menyingkirkan pesaingnya. Hantu Marni memang termasuk yang dominan di lokasi ini,” terang Sara.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Jalan Paling Angker di Indonesia

Tidak hanya Marni saja, tukang ojek yang sering mangkal di sekitar lokasi juga mengeluhkan sering mendapat penumpang jadi-jadian. Mereka mendapat penumpang perempuan yang minta diantar ke Studio Alam TVRI, lalu tiba-tiba wanita itu hilang dari boncengan.

Selain itu, tercatat sudah ada puluhan hingga ratusan orang yang mengalami kesurupan sejak lokasi ini dibuka untuk umum. Suasana juga semakin mengerikan ketika banyak yang membagikan pengalaman mendengar suara tawa kuntilanak saat berada disini.

Cerita Mistis Jembatan Panus Depok

Cerita Mistis Jembatan Panus Depok

Bagi orang Depok, pasti tidak asing lagi dengan nama Jembatan Panus. Jembatan sepanjang 100 meter yang dibangun oleh Stephanus Jonathan ini sudah ada sejak zaman Belanda, jauh sebelum Indonesia merdeka.

Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa nama Panus sendiri diambil dari nama arsitektur nya Stephanus, namun arsitek dari jembatan ini adalah Andre Laurens. Entah mengapa diberi nama dengan Panus.

Pada masanya, jembatan ini dijadikan tempat perlintasan jalur penghubung untuk membawa hasil bumi dari Depok Dua menuju Simpangan. Jembatan Panus sendiri hanya memiliki lebar lima meter.

Hal menarik lainnya adalah jembatan ini satu-satunya jembatan yang menggunakan bahan beton dan campuran telur putih pada zamannya.

Jembatan yang berdiri tepat di Jalan Tole Iskandar Depok ini didirikan pada 1917 hingga 1918. Mempunyai peran sebagai tempat perlintasan, hingga pada 1990 Pemerintah Depok membangun jembatan baru terletak 30 meter di sebelah utara Jembatan Panus.

baca juga artikel berikut ini : Kisah Mistis Rumah Cimanggis Depok

Kini, jembatan yang masuk dalam salah satu situs sejarah di Depok sudah jarang orang yang melewatinya. Hanya warga perkampungan Poncol saja yang masih menggunakan jembatan ini.

Seiring berjalannya waktu, banyak cerita mistis pada jembatan ini. Dari penumpang gaib, sosok Eti dan empat pendekar berbaju hitam hingga arwah dari Stephanus bersama istri serta anjingnya.

Menambah beberapa cerita misterius tentang jembatan ini, cucu Stephanus, Welly Lender banyak bercerita tentang kisah sejarah dan mistis pada jembatan ini. Welly sendiri merupakan generasi ketiga pembangun jembatan tersebut.

  • Kisah Eti Hantu Baik Jembatan Panus

Kisah sosok Eti sudah tidak asing lagi bagi warga Depok. Sosok misterius ini kerap menampakan diri di Jembatan Panus. Warga sekitar meyakini bahwa Eti adalah sosok hantu baik yang tidak akan mengganggu warga sekitar saat melewati jembatan ini.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Di Surabaya

Bahkan sebaliknya, sosok hantu ini malah pernah membantu warga. Pada 1937 hantu ini pernah menolong seorang perempuan yang nyaris menjadi korban asusila di bawah jembatan.

  • Sosok Stephanus dan Istrinya

Menurut cerita dari mulut ke mulut, sering terjadi penampakan sosok Stephanus dan istrinya. Keberadaan Opa Panus (sebutan warga Depok) dari penjelasan warga setempat sering nampak pada malam hari. Dengan membawa anjing putih kesayangannya, Opa Panus berjalan lalu lalang di jembatan itu.

Selain itu, ada juga sosok wanita berbaju merah sering menampakkan diri pada malam hari. Konon sosok wanita tersebut adalah istri dari Stephanus. Pada saat itu, Stephanus menikahi seorang wanita warga asli Depok, yang kemudian bunuh diri dari atas jembatan buatan suaminya sendiri.

Ada juga rumor yang mengatakan bahwa saat Stephanus pulang ke Belanda ketika Belanda diusir meninggalkan Indonesia oleh tentara Jepang. Karena alasan itulah, istrinya yang biasa disebut Nyai melakukan aksi bunuh diri dengan terjun bebas di jembatan.

  • Sebagai Tempat Pembuangan Mayat dan Pesugihan

Cerita dari warga asli sekitar, menyebutkan bahwa jembatan ini pernah menjadi tempat pembuangan mayat korban pembunuhan hingga sekarang. Pernah ada kejadian menurut warga setempat, melihat dua lelaki tak dikenal melempar karung ke sungai Ciliwung, penduduk setempat curiga kalau karung itu berisi kantong mayat.

baca juga artikel berikut ini : 3 Sungai Paling Angker di Indonesia

Kecurigaan tersebut semakin menjadi setelah pihak polisi memeriksa daerah tersebut dan ditemukanlah cairan merah yang diyakini adalah darah manusia.

Tidak hanya sebagai tempat pembuangan mayat saja, Jembatan Panus ini kadang juga dipakai sebagai tempat pesugihan atau sajen untuk tumbal. Pernah ditemukannya beberapa orang yang membawa sajen seperti kelapa dan baju untuk dibuang ke sungai.

Warga setempat percaya bahwa mereka yang datang ke jembatan ini memberikan pesugihan kepada makhluk halus.

  • Penumpang Gaib

Banyak cerita dari tukang ojek atau angkot saat lewat jembatan ini merasa ada yang numpang di kendaraannya. Dan setelah di cek tidak ada satu pun penumpang yang ada.

Masyarakat percaya, ketika melewati Jembatan Panus, untuk terlebih dahulu membunyikan klakson sebagai tanda permisi pada roh halus.

Kisah Mistis Rumah Cimanggis Depok

Kisah Mistis Rumah Cimanggis Depok

Rumah kuno dan terbengkalai seringkali dihubung-hubungkan dengan berbagai kisah mistis, mulai dari ditunggui makhluk halus hingga penampakan yang disaksikan warga sekitar. Tak terkecuali rumah Cimanggis yang berlokasi di Kompleks Radio Republik Indonesia (RRI), Depok, Jawa Barat.

Menurut kisahnya, rumah yang memiliki sejarah panjang ini sangat angker dan berbagai gangguan mistis sering dialami oleh warga sekitar. Rumah Cimanggis punya sejarah panjang dan berliku. Bangunan ini pertama kali didirikan pada abad ke-18 dan sudah sering bergonta-ganti pemilik.

Menurut catatan sejarah, rumah Cimanggis pertama kali dimiliki oleh seorang wanita Belanda bernama Yohana van der Parra yang tak lain adalah istri Albertus van der Parra, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang ke-29.

Setelah Yohana, rumah Cimanggis beberapa kali berpindah tangan dan akhirnya dimiliki oleh Radio Republik Indonesia (RRI).

Setelah sekian tahun berlalu, rumah Cimanggis menjadi bangunan tua yang terbengkalai dan tak terawat. Bangunan ini terakhir kali dikosongkan pada awal dekade 2000-an dan sesudah itu tidak dihuni lagi oleh siapapun.

baca juga artikel berikut ini : Cerita Mistis Jembatan Panus Depok

Bangunan tua ini pun ditumbuhi lumut, rumput dan tanaman liar, serta beberapa bagiannya menjadi objek pencurian oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Upaya pembenahan dilakukan untuk mengembalikan bagian-bagian rumah yang telah dicuri itu.

Seorang penulis bernama Adolf Heuken SJ meriwayatkan kisah rumah Cimanggis melalui bukunya yang berjudul “Tempat-Tempat Bersejarah di Jakarta.”

Dari sanalah kita belajar banyak tentang asal usul rumah ini dan bagaimana rumah bersejarah ini bisa terbengkalai. Sebelum dibangun, para pejabat Belanda memilih Cimanggis karena dianggap memiliki lingkungan yang masih asri dan sehat.

Usut punya usut, ternyata pada waktu itu banyak petinggi Batavia yang terserang malaria sehingga korban pun berjatuhan.

Rumah peristirahatan ini berada di daerah pinggiran Cimanggis yang kala itu sedang berkembang ekonominya. Pasar Cimanggis yang menjadi sentra perekonomian pada waktu itu dibangun dan menggeliatkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Di Thailand

Kini pasar Cimanggis dikenal sebagai pasar Pal. Sepeninggal Yohana dan Albertus van der Parra, rumah Cimanggis dibeli oleh seorang pebisnis bernama David Smith, namun dia hanya sebentar menghuninya karena bisnisnya bangkrut.

Riwayat rumah Cimanggis pun menjadi semakin tidak jelas. Tempat ini bahkan sempat menjadi markas persembunyian tentara Belanda ketika berlangsung agresi militer pertama. Baru pada tahun 1953, rumah ini jatuh ke tangan Samuel de Meyer.

Di era Presiden Suharto, rumah Cimanggis diambil alih oleh RRI setelah RRI membangun tiga pemancar radio di sekitarnya. Rumah ini ditempati beberapa karyawan RRI beserta keluarganya. Akhirnya pada tahun 2000-an rumah Cimanggis resmi kosong dan mulai mengalami kerusakan sedikit demi sedikit.

Banyak sekali kisah mistis yang menyelimuti rumah Cimanggis, seperti kisah seorang siswa SMK yang kesurupan ketika melakukan sesi foto bersama teman-temannya untuk perpisahan sekolah. Menurut Nenek Fauzi yang memiliki mata batin, siswa yang kesurupan itu dirasuki oleh arwah noni Belanda.

Selain itu, rumah kuno ini juga kerap dijadikan lokasi syuting acara-acara misteri di televisi. Salah satu paranormal ternama Indonesia, Ki Joko Bodo, mengakui bahwa tempat ini sangat angker ketika dia pertama kali menginjakkan kaki di sana.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Di Bandung

Beragam kisah mistis rumah Cimanggis ternyata tak menyurutkan niat sebagian orang untuk mendatanginya. Beberapa orang bahkan nekad pergi ke sana untuk mengambil berbagai benda seperti batu dan tanah.

Mereka percaya benda-benda tersebut memiliki kekuatan mistis yang bisa menyempurnakan laku ilmu yang sedang mereka jalani atau dijadikan jimat pelindung.

3 Tempat Paling Angker Di Depok

3 Tempat Paling Angker Di Depok

Tempat angker bisa berada di mana saja, termasuk di Depok. Kota yang satu ini juga memiliki beberapa tempat angker yang membuat warga setempat ogah untuk berkunjung ke sana.

Dinilai angker karena di tempat-tempat tersebut sering terjadi kejadian di luar nalar yang disinyalir berasal dari makhluk halus yang tinggal di sana.

Berikut ini adalah 3 Tempat Paling Angker Di Depok, mari kita simak:

1. Studio Alam TVRI

Sebuah tempat angker di Depok ini memiliki sejumlah cerita misteri yang membuat bulu kuduk meremang. Lokasi syuting seluas 29 hektar ini kabarnya dihuni oleh hantu sinden cantik bernama Marni. Hantu Marni ini kerap mengganggu pengunjung atau kru film yang sedang syuting di tempat ini.

Tidak hanya Hantu Marni saja, tukang ojek yang sering mangkal di sekitar lokasi juga mengeluhkan sering mendapat penumpang jadi-jadian. Mereka mendapat penumpang perempuan yang minta diantar ke Studio Alam TVRI, lalu tiba-tiba wanita itu hilang dari boncengan.

baca juga artikel berikut ini : 3 Cerita Mistis di Kampus UI Depok

Selain itu, tercatat sudah ada puluhan hingga ratusan orang yang mengalami kesurupan sejak lokasi ini dibuka untuk umum. Suasana juga semakin mengerikan ketika banyak yang membagikan pengalaman mendengar suara cekikikan kuntilanak saat berada di sini.

2. Jembatan Panus

Jembatan Panus adalah sebuah tempat angker di Depok yang cukup menyeramkan. Berbagai cerita misteri mengenai Jembatan Panus Depok ini membuat masyarakat menjauhi jembatan ini dan memilih untuk melewati jembatan lain yang jaraknya sekitar 30 meter di sebelah utara Jembatan Panus.

Dikisahkan bahwa jembatan ini dibangun oleh arsitek berdarah Belanda, Stefanus Leander. Jembatan ini dibangun pada masa pemerintahan Belanda. Stefanus menikahi seorang wanita pribumi.

Namun, ketika Stefanus diusir oleh Jepang untuk pulang ke negara asalnya, istrinya mengalami depresi hingga akhirnya bunuh diri di jembatan yang dibangun oleh suaminya itu.

Konon, sampai saat ini warga masih sering melihat penampakan hantu Stefanus dan istrinya yang berjalan di sepanjang jembatan sambil membawa anjingnya yang berwarna putih.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker di Kamboja

3. Rumah Hantu Cimanggis

Cerita rumah hantu Cimanggis ini pernah viral beberapa tahun silam. Kisah nyata nan menyeramkan dialami sebuah keluarga di Depok. Keluarga ini tinggal di atas sebuah rumah yang dibangun di atas kuburan.

Awalnya keluarga tersebut tak tahu. Ternyata setelah ditempati baru diketahui jika di bawah rumah tersebut ada 13 jenazah yang terkubur.

Selama tinggal di rumah tersebut, keluarga ini terus mengalami gangguan mistis. Mulai dari ART yang kesurupan, bayinya yang sering menangis tanpa sebab, melihat penampakan pocong hingga mendengar suara-suara aneh.

Nah, itulah 3 Tempat Paling Angker Di Depok. Semoga pembahasan kali ini dapat memberikan manfaat kepada kalian semua, terima kasih.

3 Cerita Mistis di Kampus UI Depok

3 Cerita Mistis di Kampus UI Depok

Setiap kampus selalu punya kisah mistis dalam versinya masing-masing yang nggak pernah gagal bikin kita bergidik ngeri, salah satunya kampus UI Depok yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri favorit di Indonesia.

Punya area seluas 320 hektar dengan area hijau seluas 75%, jelas UI punya alasan tersendiri mengapa sering dianggap angker oleh banyak orang.

Berikut ini adalah 3 Cerita Mistis di Kampus UI Depok, mari kita simak:

1. Hantu Wisuda UI

Kabarnya, sosok hantu wisuda UI itu merupakan arwah mahasiswi yang penasaran lantaran ia meninggal sebelum sempat ikut wisuda. Penyebab kematiannya pun simpang siur kabarnya. Ada yang bilang ia merasa tertekan lalu bunuh diri saat skripsi.

sementara versi lainnya menyebutkan si mahasiswi meninggal karena kecelakaan jelang wisudanya. Mahasiswa tersebut konon katanya tak rela meninggal sebelum ia wisuda. Karena itulah ia sering bergentayangan dan muncul dalam sosok wanita memakai kebaya di foto-foto wisuda mahasiswa UI.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Di Depok

2. Penampakan hantu si merah 

Kisah hantu merah ini sudah nggak asing lagi di kalangan mahasiswa UI. Menurut urban legend yang beredar, hantu si merah ini berwujud perempuan berambut panjang dengan gaun dan selendang panjang berwarna merah.

Ia dikabarkan kerap muncul di area sekitar rektorat, tempat parkir bis kuning (bikun) UI yang sudah rusak atau kuburan bikun, dan menara air yang lokasinya tak jauh dari sana.

Lewat tempat ini di siang hari saja saya enggan, apalagi kalau malam. Duh, kalau nggak mau papasan dengan si merah ini, hindari ketiga area itu, ketika hari sudah gelap!

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Kisah Mistis di Menara Saidah Jakarta

3. Penunggu asrama mahasiswa UI

Menurut anak-anak di Asrama Mahasiswa UI, blok C lantai 1 merupakan tempat paling angker. Lokasi persisnya adalah kamar no.20, yang kini digembok karena dulu kabarnya mahasiswa yang menempati kamar itu menemukan bercak basah misterius di kasurnya yang nggak hilang sampai berhari-hari.

Yang bikin ngeri, noda basah yang ukurannya besar ini nggak jelas dari mana asalnya dan bentuknya menyerupai si poci. Bahkan setelah kamar ini digembok dan nggak lagi ditinggali, kata mahasiswa yang tinggal di samping kamar ini, pintu kamar horor ini kerap terbuka sendiri seakan mengundang untuk masuk ke dalamnya.

Nah, itulah 3 Cerita Mistis di Kampus UI Depok. Semoga pembahasan kita kali ini bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih