Alasan kenapa Pohon Kamboja Selalu Ada di Kuburan

Alasan kenapa Pohon Kamboja Selalu Ada di Kuburan

Selain deretan batu nisan lengkap dengan gundukan tanah kuburan yang berjajar rapi, pemandangan lain yang hampir selalu kita jumpai saat berkunjung ke area pemakaman adalah pohon kamboja. Mungkin tak sedikit dari kalian yang bertanya-tanya mengenai keberadaan pohon-pohon tersebut.

Kamboja yang juga sering disebut ‘pohon keramat’ itu selalu ada dan tersebar di kuburan-kuburan tanah air. Mulai yang berukuran kecil, sedang, sampai besar.

Saking seringnya ketemu pohon kamboja di kuburan, masyarakat pun kerap mengaitkannya dengan hal-hal yang berbau mistis. Tak heran jika pohon ini juga sering nongol di film atau sinetron berbau horor. Padahal, setelah ditelusuri lebih lanjut.

Ada alasan logis dan ilmiah yang tentu lebih masuk akal untuk diterima akal sehat, terkait alasan mengapa pohon-pohon itu selalu ada di peristirahatan terakhir manusia.

Tak sedikit orang yang mengira bahwa keberadaan pohon kamboja ini tumbuh secara liar. Padahal, pohon berbunga cantik ini memang sengaja ditanam oleh masyarakat di sekitar kuburan.

baca juga artikel berikut ini : Cerita Horor Yang Ada Di Gunung Salak

Hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan karena pohon kamboja memiliki bentuk ranting dan juga daun yang bersifat melebar dan rimbun ketika sudah berumur dewasa.

Dengan begitu, pohon tersebut dapat berfungsi sebagai peneduh bagi orang-orang yang hendak ziarah. Dan otomatis bisa menjaga keasrian kuburan itu sendiri.

Fakta dan alasan kedua yang mungkin tak diketahui oleh banyak orang adalah keunikan dari bunga kamboja itu sendiri. Selain tampilan dan warnanya yang begitu cantik, bunga kamboja yang notabene punya citra mistis ini punya karakteristik yang bisa dibilang jarang ditemukan pada tanaman berbunga lainnya.

Bunga ini selalu gugur saat masih segar alias belum layu. Maka tak heran jika kita sering melihat bunga-bunga tersebut berserakan di sekitar batu nisan. Rupanya, memang itulah ciri khas dari pertumbuhannya. Bunga-bunga berguguran itu otomatis akan menciptakan kesan wangi di area sekelilingnya.

Setiap tumbuhan pasti memiliki cara hidupnya sendiri-sendiri. Begitu juga dengan jenis pohon yang satu ini. Melansir dari laman Suara, pohon kamboja memerlukan nutrisi yang banyak untuk membuatnya dapat bertahan hidup hingga usia dewasa.

Hal itulah yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa pohon ini sengaja ditumbuhkan di kuburan.

Jasad dari orang-orang yang telah meninggal di dalam tanah dan mengalami penguraian secara alami, dapat membuat tanah di sekitarnya menjadi subur. Dengan begitu, pertumbuhan pohon kamboja akan semakin subur ketika ia hidup di area pemakaman.

baca juga artikel berikut ini : Cerita Horor Yang Ada Di Gunung Semeru

Maka jangan heran jika banyak pohon kamboja yang memiliki ukuran besar dan berusia puluhan tahun di tempat itu.

Jadi makin percaya sih kalau ada yang bilang “Setiap apa yang hidup di bumi ini pasti membawa manfaat bagi sekelilingnya”. Begitu pun dengan pohon kamboja, yang mungkin banyak orang mengabaikannya setiap berkunjung ke area pemakaman.

Nyatanya ia memiliki fungsi yang begitu penting. Coba bayangkan jika tidak ada pohon kamboja di kuburan, selain panas, mungkin kuburan akan memicu bau busuk yang kurang mengenakkan bagi masyarakat sekitar.

Nah itulah alasan ilmiah kenapa  Pohon Kamboja Selalu Ada di Kuburan, masuk akal atau tidak ? kalian bisa nilai sendiri ya. Dan mungkin sampai di sini saja pembahasan kita dan semoga bermanfaat, terima kasih.

Cerita Horor Yang Ada Di Gunung Argapura

Cerita Horor Yang Ada Di Gunung Argapura

Gunung Argapura yang disebut-sebut sebagai gunung dengan trek pendakian paling panjang di Pulau Jawa. dan Jawa Timur dikenal memiliki sejumlah gunung yang unik. Selain Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dan Gunung Raung yang memiliki jalur paling ekstrem di Pulau Jawa.

Berada di ketinggian 3.088 meter, Gunung Argapura merupakan gunung tertinggi di antara Gunung Raung dan Lemongan yang merupakan bagian dari Pegunungan Iyang.

Gunung Argapura berada di beberapa kabupaten di Jawa Timur, yakni Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo.

Gunung ini terkenal dengan penampakan noni Belanda yang suka mengganggu pendaki. Hal tersebut dialami oleh seorang pendaki yang kebetulan mahasiswi pecinta alam dari salah satu sekolah tinggi di Jember. Dia dan tim mengeksplorasi gunung ini sejak pagi. Kemudian, mereka beristirahat di taman bunga Edelwis.

baca juga artikel berikut ini : Hantu Janda di Negeri Gajah Putih

Meskipun telah diingatkan untuk tidak memetik, pendaki putri ini bersikukuh untuk memetiknya. Setelah memetik dan puas memainkan bunga itu, mereka bergerak lagi ke puncak.

Namun, satu jam kemudian, menurut pengakuan teman yang ada di belakangnya, gadis itu tiba-tiba berbelok ke arah semak-semak. Setelah diteriaki dan dikejar, gadis itu tidak menggubris sampai timnya kehilangan jejaknya.

Malam yang sudah terlalu gelap membuat mereka memutuskan untuk melanjutkan pencarian pagi hari. Keesokan harinya, bersama warga yang ditemui saat perjalanan, mereka bersama-sama mencarinya.

Gadis itu ditemukan di jalur buatan Belanda untuk menembus semak-semak. Dia terlihat lemas dan syok. Kemudian dibawa ke rumah warga.

Setelah sadar dan tenang, dia bercerita bahwa tiba-tiba dia digandeng wanita pirang dengan paras cantik. Dia dibawa ke sebuah kompleks rumah-rumah orang Belanda.

baca juga artikel berikut ini : Mitos Wewe Gombel yang Muncul Menjelang Maghrib

Dia seperti diingatkan untuk lebih mawas diri ketika di gunung ini oleh perempuan Belanda tersebut. Kemudian, badannya mulai lemas ketika noni itu meninggalkannya.

Nah, itulah salah satu cerita horor yang ada di Gunung Argapura, semoga untuk kalian semua yang ingin naik gunung selalu berdoa, jaga sikap dan perkataan ketika mau naik ke gunung agar di jauhkan dari gangguan gaib apapun. Terima kasih,