Lima Perbedaan Vampir Barat dan Vampir Cina

vampir china vs vampir eropa

Lima Perbedaan Vampir Barat dan Vampir Cina – Kamu pasti ga asing dengan sosok misterius ini. Peminum darah manusia, menakuti-nakuti, berjalan cepat sampai loncat-loncat. Namanya sama tapi ternyata berbeda loh.

Berikut Lima Perbedaan Vampir barat Dan Vampir Cina yang Gak Kamu Sadari

  1. Film

Film Vampir cina dan Vampir barat

Vampir bisa dilihat dibeberapa film horor atau fantasi, si wajah pucat penghisap darah manusia ini makin populer sejak munculnya novel berseri Twillight serta filmnya loh. Selain vampir, terdapat manusia srigala juga yang ga kalah keren. Keduanya berusaha mendapatkan cinta dari si cantik Bella Swan yang seorang manusia, selain masalah itu banyak adegan keren mengenai sesama vampir juga loh.

Selain Twillight, pada tahun 2000-an, jika kamu menonton film Cina yang sering tayang di televisi nasional, terdapat vampir yang hobinya lompat-lompat juga loh. Diceritakan kalau makhluk ini tiba-tiba bangkit dari tidur abadinya dan memburu orang-orang yang bernyawa. Di akhir cerita, makhluk ini akhirnya dapat ditidurkan kembali dengan jimat atau talisman yang ditempelkan didahinya.

  1. Kelemahan

Kelemahan Vampir

Keduanya sama-sama takut dengan sinar matahari. Vampir barat bahkan dapat dimusnahkan dengan cara dibakar langsung. Kalau dalam film-film Cina, makhluk ini juga dihadapai dengan banyak jimat dan doa-doa, serta takut dengan air suci dan beras yang telah didoakan.

Lucunya, vampir cina juga bisa dihindari dengan cara menutup menahan nafas karena dia mengejar apapun yang bernapas. Biasanya ia bisa dihadapi dengan ditidurkan kembali dengan cara memasang jimat di keningnya dan jangan sampai terlepas atau dia akan ‘hidup’ kembali

Baca Juga : Vampir China Lebih Serem dari Vampir Eropa

Vampir barat akan takut dengan orang yang memakai kalung salib dan bawang putih di leher. Mungkin biar ga bisa menggigit leher kamu karena rasa bawang putih yang ga enak banget untuk dimakan 😀 Selain itu ia bisa dimusnahkan dengan senjata peluru, tombak, panah dan senjata lainnya yang sudah dilapisi perak dengan disiram air suci

  1. Penampilan

Penampilan Vampir

Vampir cina punya penampilan yang tradisional dengan menggunakan pakaian resmi pegawai pemerintahan zaman Dinasti Qing yang dinamakan dengan Changshan. Pada abad ke-17, gaya berpakaian ini diwajibkan oleh bangsa Manchuria kepada pejabat-pejabat bangsa Han.

Changshan biasanya digunakan dalam pernikahan, pemotretan, dan acara-acara formal Tiongkok lainnya. Pakaian ini juga digunakan sebagai pakaian untuk jenazah yang akan dikubur loh.

Sedangkan vampir barat tampak lebih necis. Mereka memiliki wajah rupawan dengan tampilan yang fashionable. Sering hidup bersama manusia dan menyembunyikan identitasnya, bedanya mereka punya wajah yang lebih pucat dibanding manusia pada umumnya.

  1. Cara menyerang

Cara menyerang

Baik dari Eropa maupun Cina, keduanya sama-sama bisa menyerang manusia. Makhluk penghisap darah dari Eropa memiliki kekuatan dapat bergerak cepat, bisa terbang dan menggigit korbannya untuk menghisap darah. Sementara dari Cina, mereka menyerang manusia dengan cara melompat-lompat dengan kedua tangan diangkat ke depan. Terkadang ada pula yang dapat terbang loh.

  1. Asal mula

Asal mula Vampir

Vampir cina punya nama dengan panggilan Jiangshi/Geungsi dari Tiongkok dan Hong Kong. Vampir ini bisa disebut seperti zombie, bukan zombie seperti di film Walking Dead tapi lebih ke voodoo zombies. Menurut kepercayaan Tiongkok, salah satu penyebab arwah dari orang yang meninggal bisa marah dan menyimpan dendam adalah karena ga dikubur di kampung halaman mereka. Akhirnya, anggota keluarga yang meninggal tersebut menggunakan jasa pendeta Tao untuk membimbing mayat untuk pulang ke kampung halamannya.

Baca Juga : Film Horor Asia Paling Seram

Sedangkan kisah vampir barat banyak dalam berbagai versi, sebagian besar dibagi dengan dua bagian. Bagian pertama adalah kisah fantasi vampir dari sisi karangan fiksi seperti novel karangan Bram Stoker berjudul Dracula yang terbit pertama kali pada bulan Mei 1897.

Tokoh Dracula ini disinyalir terinspirasi oleh seorang pangeran Rumania bernama Vlad Tepes (1431 – 1476) yang berjuang melawan kekaisaran Ottoman. Bagian ke dua, berdasarkan keyakinan religius masyarakat, kesalahan dan tuduhan kepada orang-orang yang telah meninggal. Seperti saat mayat yang dikubur ga mengalami kerusakan dan pembusukan, malah saat makam dibongkar kondisi mayat masih utuh dengan darah yang mengalir dari mulut.

Vampir China Lebih Serem dari Vampir Eropa

vampir china vs vampir eropa

Vampir China Lebih Serem dari Vampir Eropa – Mereka yang tumbuh di tahun 90an pasti kenal dengan film Mr. Vampire yang dulu sempat sering banget tayang di televisi. Mr. Vampire ini menceritakan hantu vampir yang dikenal di China.

Nah, begitu memasuki awal tahun 2000an, vampir ganteng dan cantik versi Eropa atau Hollywood semakin banyak dikenal. Meski sama-sama vampir dengan kekuatan yang bikin ngeri, bisa dibilang vampir versi China lebih serem daripada versi Eropa.

Berikut Beberapa Alasannya Vampir China Lebih Serem dari Vampir Eropa.

  1. Tampang mereka seram seperti mayat hidup

vampir seram seperti mayat hidup

Namanya juga hantu atau orang mati yang bangkit lagi, ya mereka emang harusnya seram. Karena sebenarnya mereka itu mayat, maka jasad mereka pasti sudah rusak. Nah, jasad rusak itu lalu bangkit dan menghantui penduduk, ya tentu aja serem.

Coba bandingkan dengan vampir ala Hollywood, mereka malah ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Kulit mulus tanpa cela, bahkan ada juga yang berkilauan kalau terkena matahari. Hebatnya lagi, begitu ganteng dan cantiknya mereka, sampai manusia yang masih hidup seringkali jatuh cinta pada mereka. Padahal juga sudah tahu kalau mereka itu pada dasarnya mayat hidup.

  1. Vampir itu gabungan segala macam monster

gabungan segala macam monster

Kalau vampir versi Hollywood kan jelas, mereka adalah monster peminum darah manusia. Nah, kalau vampir versi China lebih serem karena mereka itu kombinasi dari segala monster.

Baca Juga : Film Horor Asia Paling Seram

Bayangkan saja, mereka adalah zombie karena pada dasarnya adalah mayat yang bangkit lagi. Selain itu, mereka juga punya obsesi minum darah manusia, seperti drakula atau vampir pada umumnya. Selanjutnya, mereka berjalan dengan melompat-lompat seperti pocong. Nah, apa nggak serem?

  1. Mereka Nggak Jatuh Cinta Sama Manusia

Tidak Jatuh Cinta Sama Manusia

Manusia itu makanannya, bukan target cinta mereka. Meskipun si vampir itu ternyata waktu meninggalnya masih jomblo, mereka juga nggak akan mencari pasangan mereka dari kalangan manusia, kok.

Beda dengan vampir Eropa yang ternyata juga bisa jatuh cinta dan mencari manusia sebagai pasangannya. Biarpun vampir, mereka tampan, kuat, keren, pokoknya yang bagus-bagus deh. Ya asalkan mereka lalu nggak makan pasangannya sendiri aja waktu susah mencari mangsa.

  1. Meski tangannya kaku ke depan, tapi tetep jago kung fu

jago kung fu

Vampir versi China kalau jalan memang lompat-lompat dengan tangan lurus ke depan. Mereka nggak bisa bergerak bebas seperti biasa. Tapi jangan salah, mengalahkan mereka nggak semudah itu.

Baca Juga : Film Hantu Delusion

Guru Tao yang jago kung fu aja tetep kewalahan berhadapan dengan para vampir ini. Tangannya emang kaku ke depan, tapi ternyata cukup kuat buat menghajar lawannya. Ya meskipun akhirnya dia bisa berhenti hanya dengan kertas kuning di dahi sih.

  1. Mengejar siapa aja yang bernapas

Mengejar siapa aja yang bernapas

Alasan lain mengapa vampir versi China lebih seram adalah karena mereka mengejar siapapun yang bernapas. Tidak peduli mereka sudah menggigit manusia ataupun sudah minum darah, mereka tetap nggak kenyang dan akan terus mengejar manusia di sekitarnya.

Buat kamu yang nggak bisa kung fu atau nggak punya kertas mantra kuning, cara jitu agar nggak dikejar vampir China adalah dengan menahan napas. Tapi ya tentu saja, ini juga nggak bisa dilakukan lama-lama, memangnya manusia bisa menahan napas seberapa lama? Begitu sudah nggak kuat tahan napas, tiba-tiba dikejar lagi deh. Kan serem?

Berdasarkan lima alasan di atas, berarti sudah terbukti kan bahwa vampir versi China itu lebih serem? Untungnya sih vampir nggak ada di Indonesia. Hantu populer di Indonesia nggak repot ngejar manusia dan cuma menampakkan diri saja. Menurutmu, hantu apa yang paling serem?

Film Horor Asia Paling Seram

Film Horor Asia Paling Seram – Bagi para pecinta film horror di seluruh dunia, jangan sampai di lewatkan berbagai film horror hasil karya dari negara Asia. Karena filmnya sudah terbukti di berbagai belahan dunia dan sudah sangat banyak peminatnya.

Berikut Beberapa Film Horor Asia Paling Seram yang Harus Kamu Saksikan :

  1. Dumpling (2004)

Dumpling (2004)

Kamu hobi makan pangsit kukus? Pastikan kamu melihat film Hong Kong ini, dan pandanganmu pada makanan favoritmu tersebut akan berubah.

Seorang wanita yang dulunya artis ingin selalu tampil muda dan cantik. Ia pun datang ke wanita untuk mengembalikan kecantikannya dengan dumpling (pangsit) buatan Mei itu. Tanpa diduga, bahan utama dari pembuatan pangsit tersebut adalah bayi yang diaborsi.

Mrs. Li pun berhasil kembali cantik. Sayangnya, sang suami tahu rahasianya dan mendatangi Mei untuk ikut makan dumpling. Meski tahu suaminya berselingkuh dengan Mei, Mr.Li tetap meminta pangsit buatannya demi nampak cantik.

Baca Juga : Film Hantu Delusion

Tanpa diduga, Mr.Li menghamili seorang tukang pijat. Mrs. Li pun meminta wanita itu untuk menggugurkan kandungannya. Yap! di akhir cerita, wanita tersebut memakan calon bayi suaminya demi menjadi lebih cantik.

  1. Ju On (2002)

Ju On

Di Indonesia sendiri JU ON juga merupakan salah satu film horor Asia yang populer. Bahkan kisah hantu Toshio ini diadaptasi ke versi Hollywood dengan judul THE GRUDGE dua tahun berikutnya.

Cerita rumah yang mendapat kutukan memang selalu diminati oleh pemirsa film horor. Cerita kematian demi kematian yang terjadi dalam film yang dibintangi Megumi Okina itu masih saja diingat hingga sekarang.

Berawal dari Takeo Saeki yang membunuh istri dan anaknya, hantu Kayako pun menuntut balas dan membunuh suaminya. Sejak saat itu muncul lah kutukan, siapa saja yang masuk ke rumah tersebut akan ikut dibunuh oleh arwah sang istri.

Kisah pembunuhan ini pun berlanjut pada penghuni-penghuni rumah berikutnya. Yang membuat kisah versi Jepang ini lebih mengerikan adalah alasan banyak anak muda yang mati tanpa penjelasan. Apa kamu siap menontonnya kembali?

  1. Audition (1999)

Audition

Film Jepang yang mengusung genre misteri dan thriller ini pasti akan sulit dilupakan oleh para penonton. Adegan-adegan penuh darah tentunya akan terus terngiang.

Kisah yang diangkat dari novel Ryu Murukami dengan judul yang sama ini menceritakan bagaimana seorang duda bernama Aoyama jatuh cinta pada seorang wanita, Asami.

Baca Juga : Sinopsis Film The Forest

Pertemuan keduanya dalam sebuah audisi pun membuat mereka semakin dekat dan bahkan bermalam bersama. Sayangnya, keesokan harinya wanita yang latar belakangnya penuh misteri tersebut tak diketahui keberadaannya.

Sampai akhirnya, Aoyama datang ke rumah Asami dan menemukan foto mendiang istrinya. Pria ini sayangnya tak sadar bahwa ia siap dijadikan korban mutilasi oleh wanita yang dicintainya itu.

  1. Oldboy (2003)

Oldboy

OLDBOY merupakan film yang mengusung genre misteri dan thriller. Film tahun 203 ini sendiri merupakan seri kedua dari The Vengeance Trilogy.

Seorang pria bernama Oh Dae Su tiba-tiba saja diculik entah oleh siapa. Bahkan ia dikurung selama lima belas tahun tanpa tahu maksud di penculik.

Suatu hari, ia tiba-tiba dibebaskan di sebuah atap. Dae Su pun bertekad mencari siap penculiknya yang sebenarnya.

Film horor Korea populer ini memperlihatkan adegan yang cukup berani saat memutilasi tubuh manusia. Bahkan, dalam adegan berkelahi, dua pria tersebut memakai palu yang tentunya membuat jantung pemirsa bekerja lebih keras.

Film Hantu Delusion

Film Hantu Delusion

Film Hantu Delusion – Keadaan ini diangkat dalam film bergenre thriller, suspense terbaru “Delusion” dengan tayang perdana, Kamis (11/8/2016) pukul 21.40 WIB di Thrill Channel. Film ini mengisahkan tiga cerita yang saling berhubungan tentang para pemain yang semuanya mengidap penyakit ilusi.

Delusion

Sang sutradara, Danny Pang Phat, menceritakan satu kisah film itu yang diperankan oleh Pakho Chau. Menjadi pemuda depresi bernama Li Yihao, sering dihantui kenangan bersama orangtuanya yang meninggal di dalam lift.

Saat dia menatap balkon rusun tempat tinggalnya, lanjutnya, dia menyadari ada seorang wanita yang meminta pertolongan dari siksaan seorang pria, melihat kejadian itu dia memanggil polisi untuk menyelamatkan wanita tersebut.

“Namun secara mengejutkan mereka malah menemukan ruangan tersebut kosong. Anda harus menyaksikannya apakah ada rahasia tersembunyi yang belum terungkap dibalik semua ilusi ini?” bebernya dalam siaran pers, Rabu (10/8/2016).

Dia menambahkan film horor pilihan Thrill “Asian Fear Fest” tahun ini dibuat bertujuan untuk menyadarkan orang – orang yang mengalami gangguan psikologis. Pakho Chau ternyata memiliki kesamaan karakter dengan peran yang dimainkannya.

Asian Fear Fest

Chau menjelaskan sebelum terjun di dunia industri hiburan, dirinya pernah mengalami insomnia yang membuat panik dan cemas berlebihan.

“Saya memiliki kesamaan dengan karakter yang saya mainkan. Sebelum masuk ke industri hiburan, saya tidak bisa tidur sebelum jam 6–7 pagi, selalu panik ketika mendengar suara kicauan burung dan terbangun pada jam 2–3 pagi,” akunya.

Baca Juga : Sinopsis Film The Forest

Hal ini, ujarnya, mempengaruhi hidupnya dan membuat pertengkaran dengan orang yang terkasih. Chau pun akhirnya mencoba berkonsultasi dengan seorang psikolog dan dinyatakan memiliki gangguan kecemasan.

“Sejak saat itu, saya menjadi orang yang tidak punya kesabaran, sering melempar barang – barang dan tidak berani melihat ke kaca,” terangnya.

Selain gangguan kecemasan itu, Chau mengatakan harus menghadapi tantangan terbesarnya saat syuting di dalam lift dengan menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan tertutup tersebut.

“Saya sangat takut pada lift dan berpikir tentang kematian ketika saya menggunakan lift, saya tidak mau terjebak didalamnya karena saya sangat takut sekali berada diruangan tertutup,” tegasnya.

The Delusion

Adegan tersebut, katanya, membutuhkan pengambilan gambar satu hari penuh di Mainland. Dia juga sempat merasakan tiba-tiba lift turun dengan sendirinya, mungkin lift tersebut tidak di renovasi, sangat mengerikan.

“Akhirnya, kami pindah ke lift lainnya,” ucap Chau.

Walaupun masa lalunya kelam, Chau adalah orang yang beruntung bisa mengatasi gangguan kecemasannya tersebut dengan menghabiskan waktu di studio, menulis lagu dan memproduksi lagu sendiri.

Baca Juga : Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

“Meskipun hanya musik yang sederhana, saya masih dapat mengingat kembali banyak kenangan yang saya sukai. Saya memiliki kepuasan sendiri dan merasa hidup saya menjadi lebih berarti,” imbuhnya.

Pengalaman ini, membantu Chau menganalisis karakter yang dimainkannya karena dirinya mengawali karir sebagai penyanyi dan penulis lagu terkenal di Hong Kong hingga akhirnya melebarkan sayap menjadi aktor.

Sinopsis Film The Forest

Film The Forest

Sinopsis Film The Forest – Film The Forest akan tayang di stasiun televisi Trans TV pada Selasa (02/03/19) malam ini, pukul 23.00 WIB. The Forest merupakan sebuah film bergenre drama horor yang berkisah tentang seorang wanita muda yang datang ke Aokigahara (hutan bunuh diri) di Jepang untuk menemukan saudarinya.

Aokigahara

The Forest tayang pertama kali pada 08 Januari 2016 di Amerika Serikat (AS) dengan durasi 93 menit. Film ini merupakan garapan sutradara Jason Zada dan ceritanya ditulis oleh tiga orang, yakni Ben Ketai, Sarah Cornwell, dan Nick Antosca. Film The Forest mendapat penilaian 4,8 dari 10 pada situs IMDb, sedangkan skor 10 persen dan 22 persen oleh penonton diberikan oleh situs kritikus film Rotten Tomatoes.

Selama masa penayangan, The Forest berhasil memperoleh pendapatan lebih dari 39 juta dolar AS dari dana produksi sebesar 10 juta dolar AS, demikian seperti dilaporkan situs Box Office Mojo. Sinopsis The Forest Sara Price (Natalie Dormer), seorang wanita Amerika, menerima panggilan telepon dari polisi Jepang yang mengatakan bahwa saudara kembarnya yang bermasalah, Jess Price (juga diperankan Dormer) sudah meninggal saat ia terlihat pergi ke hutan Aokigahara di Jepang.

Baca Juga : Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Terlepas dari kekhawatiran tunangannya, Rob (Eoin Macken), ia melakukan perjalanan ke Jepang dan tiba di hotel tempat saudara perempuannya tinggal. Di hotel, Sara bertemu dengan seorang reporter bernama Aiden (Taylor Kinney). Keduanya lalu minum bersama, dan Sara juga menceritakan tentang kematian orang tuanya.

Natalie Dormer

Pada kenyataannya, ayahnya membunuh ibunya, kemudian bunuh diri, tetapi Sara mengatakan kepada Aiden bahwa orangtuanya dibunuh oleh seorang pengemudi mabuk. Kakaknya Jess sempat melihat mayat ayah dan ibunya, tetapi Sara tidak melihat. Aiden pun mengundang Sara untuk pergi ke hutan Aokigahara bersamanya dan seorang pemandu taman bernama Michi (Yukiyoshi Ozawa) agar dia dapat mencari saudara perempuannya.

Ketika ketiganya memasuki Aokigahara, Michi memberi tahu Sara bahwa Jess kemungkinan besar bunuh diri. Tetapi Sara menolak untuk percaya ini. Ia menjelaskan, sebagai saudara kembar, dia bisa “merasakan” bahwa Jess masih hidup. Jauh di dalam hutan, ketiganya menemukan sebuah tenda kuning yang diakui Sara sebagai milik Jess.

Ketika malam menjelang, Michi menyarankan mereka meninggalkan pesan untuk Jess dan pergi. Sara menolak, dan Aiden secara sukarela tinggal bersamanya sepanjang malam. Malam itu, Sara mendengar gemerisik di semak-semak dan percaya itu mungkin Jess. Ia lalu bergegas ke hutan mengejarnya. Sara justru menemukan seorang gadis Jepang, Hoshiko (Rina Takasaki) yang mengaku kenal Jess.

Baca Juga : Legenda Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Gadis itu memperingatkan Sara untuk tidak mempercayai Aiden dan melarikan diri saat mendengar suaranya. Sara berusaha mengejarnya tetapi ia jatuh dan kehilangan Hoshiko. Keesokan harinya, Aiden dan Sara tersesat di sekitar hutan. Saat sedang berjalan, kecurigaan Sara pada Aiden meningkat dan menuntut Aiden memberikan teleponnya dan menemukan foto Jess di situ.

Aiden dan Sara tersesat

Aiden membantah terlibat dengan Jess, tetapi Sara berlari ke hutan sendirian. Sambil berlari dia mulai mendengar suara-suara yang memberitahunya untuk berbalik. Tetapi Sara tak terpengaruh. Hingga Sara mendengar suara tepat di belakangnya. Dia pun berbalik untuk melihat tubuh yang tergantung dan terus melarikan diri.

Sara kemudian jatuh ke lubang di gua dan saat bangun menemukan bahwa dia ada di gua bersama Hoshiko, yang ternyata adalah seorang yūrei (sebutan bagi sosok makhluk halus yang terkenal di cerita rakyat Jepang). Hoshiko kemudian berubah seperti sosok setan yang membuat Sara berlari ke arah pembukaan gua, di mana Aiden menemukannya dan membantunya keluar dari gua.

Keduanya melanjutkan perjalanan. Rob juga tiba di hutan Aokigahara dengan kelompok pencari dan Michi yang berniat untuk menemukan Sara. Kelanjutan petualangan Sara di Hutan Aokigahara dapat disaksikan di The Forest, malam ini.

Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor – Siapa yang tak merinding atau bahkan menjerit saat sosok Sadako merangkak keluar dari televisi? Atau saat hantu Kayako merangkak dari tangga. Hantu-hantu dalam film horor Jepang memang selalu sukses bikin para penonton ketakutan.

Tak hanya Sadako dan Kayako, masih banyak karakter hantu dalam film horor Jepang yang tak kalah menakutkan. Misalnya saja Teke-Teke, Hikiko, dan Kuchisake-onna. Dan ternyata semua hantu ini bukan rekaan semata. Meskipun kisah mereka di dalam film sudah dimodifikasi demi kepentingan hiburan, namun legenda tentang mereka benar-benar ada dan tak kalah menyeramkan.

Toire no Hanako-san

Toire no Hanako-san

Ada dua film yang menceritakan tentang Hanako si hantu toilet. Film pertama adalah School Mystery yang rilis di tahun 1995. Sementara film lainnya adalah Toire no Hanako di tahun 1998.

Kedua film tersebut bercerita tentang Hanako, hantu gadis cilik yang kerap muncul di toilet ketiga lantai ketiga sebuah gedung sekolah tua. Hanako digambarkan sebagai seorang gadis cilik dengan rambut pendek dan mengenakan rok merah.

Baca Juga : Film Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Menurut legenda, Hanako terbunuh saat serangan udara pada zaman Perang Dunia II. Versi lainnya menyebutkan Hanako dibunuh oleh predator seksual yang mendapatinya bersembunyi di dalam toilet. Kisah Hanako sangat populer di tahun 1980-an dan masih sering terdengar hingga saat ini.

Kuchisake-onna

Kuchisake-onna

Hantu Jepang terakhir yang akan dibahas adalah Kuchisake-onna. Dia adalah hantu wanita cantik yang tewas terbunuh dengan mulut sobek. Arwahnya bergentayangan sebagai sosok wanita misterius dengan mulut tertutup masker, kipas, atau scarf.

Dia akan bertanya kepada calon korbannya, “Apakah aku cantik?” Jika dijawab iya, Kuchisake-onna akan membuka masker dan memperlihatkan mulutnya yang sobek dari ujung telinga kiri hingga ke telinga kanan.

Setelah itu dia akan bertanya lagi, “Bagaimana kalau sekarang?” Jika dijawab iya, Kuchisake-onna akan mengoyak mulut korbannya dengan gunting atau pisau agar mirip dengan dirinya.

Rumor tentang Kuchisake-onna berkembang pada masa Heian. Kuchisake-onna diyakini sebagai istri seorang samurai yang dibunuh karena ketahuan berselingkuh. Dikuasai amarah, sang suami yang seorang samurai merobek mulut istrinya yang cantik dengan pedang dan berkata, “Sekarang siapa yang akan menyebutmu cantik?”

Baca Juga : Legenda Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Rumor mengenai Kuchisake-onna kembali merebak di Prefektur Nagasaki pada tahun 1979 dan sempat menyebabkan kepanikan warga. Sejumlah sekolah mewajibkan murid-muridnya pulang ke rumah berkelompok dengan didampingi guru atau orangtua karena muncul beberapa laporan kepada polisi mengenai seorang wanita bermasker yang kerap mengejar anak-anak sekolah.

Kisah Kuchisake-onna diadaptasi ke layar lebar berkali-kali. Beberapa judul film yang menceritakan kisah seramnya antara lain Kuchisake-onna (1996), Kuchisake (2005), Carved, dan Slit Mouth Woman in LA (2014).

Itulah hantu-hantu wanita dari film horor Jepang yang ternyata benar-benar ada di dunia nyata.

Film Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Film Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor – Siapa yang tak merinding atau bahkan menjerit saat sosok Sadako merangkak keluar dari televisi? Atau saat hantu Kayako merangkak dari tangga. Hantu-hantu dalam film horor Jepang memang selalu sukses bikin para penonton ketakutan.

Tak hanya Sadako dan Kayako, masih banyak karakter hantu dalam film horor Jepang yang tak kalah menakutkan. Misalnya saja Teke-Teke, Hikiko, dan Kuchisake-onna. Dan ternyata semua hantu ini bukan rekaan semata. Meskipun kisah mereka di dalam film sudah dimodifikasi demi kepentingan hiburan, namun legenda tentang mereka benar-benar ada dan tak kalah menyeramkan.

Bancho Sarayashiki (Okiku)

Bancho Sarayashiki

Sebenarnya Sadako memang hanya karakter rekaan novelis Koji Suzuki. Namun karakter ini memang diadaptasi dari berbagai karakter onryo, hantu pembalas dendam yang dikenal di legenda-legenda. Salah satu inspirasinya adalah Bancho Sarayashiki yang menceritakan tentang riwayat mengenaskan Okiku.

Baca Juga : Legenda Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Sama seperti Sadako, Okiku juga dibunuh dan dilemparkan ke dalam sumur. Sampai saat ini sumur tempat jenazahnya dibuang di Puri Himeji masih ada. Menurut salah satu versi cerita, Okiku adalah pelayan yang merusak/menghilangkan satu dari sepuluh pusaka milik tuannya. Sejak kematiannya, setiap malam terdengar suara Okiku yang meratap sambil menghitung pusaka dari dalam sumur.

Begitu sampai ke angka sembilan, suaranya berubah menjadi tangisan memilukan. Kabarnya arwah Okiku baru bisa ditenangkan jika dari atas ada orang yang berteriak ‘sepuluh’ untuk melengkapi hitungannya.

Yotsuya Kaidan (Oiwa)

Yotsuya Kaidan (Oiwa)

Sama seperti Sadako, roh Kayako yang menghantui film Ju-on: The Grudge juga cuma rekaan. Kisahnya terinspirasi dari legenda Yotsuya Kaidan.

Kalau Kayako disiksa hingga tewas oleh suaminya yang pencemburu, Yotsuya Kaidan menceritakan tentang Oiwa. Oiwa adalah istri yang setia mengabdi kepada suaminya, Tamiya Iemon. Iemon yang kehilangan status sebagai samurai harus bekerja serabutan demi menyambung hidup.

Karena muak dengan hidupnya yang kini kesulitan, dia mulai membenci sang istri. Karena kepincut dengan cucu tetangganya yang kaya raya, Iemon meracuni Oiwa agar dia bisa menikah lagi. Racun tersebut membuat tubuh Oiwa cacat dan dia mati dalam kondisi yang mengenaskan.

Baca Juga : Rekomendasi Film Horor Jepang Terseram

Di hari pernikahan Iemon, hantu Oiwa menuntut balas. Ketika Iemon membuka cadar istri barunya, yang terlihat adalah wajah rusak Oiwa. Merasa ketakutan, Iemon memenggal istri dan mertuanya. Akhirnya Iemon tewas di tangan saudara lelaki Oiwa.

Kisah Oiwa diadaptasi menjadi drama kabuki yang masih dipentaskan hingga sekarang. Itulah hantu-hantu wanita dari film horor Jepang yang ternyata benar-benar ada di dunia nyata.

Legenda Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor

Legenda Hantu Jepang Jadi Inspirasi Film Horor – Siapa yang tak merinding atau bahkan menjerit saat sosok Sadako merangkak keluar dari televisi? Atau saat hantu Kayako merangkak dari tangga. Hantu-hantu dalam film horor Jepang memang selalu sukses bikin para penonton ketakutan.

Tak hanya Sadako dan Kayako, masih banyak karakter hantu dalam film horor Jepang yang tak kalah menakutkan. Misalnya saja Teke-Teke, Hikiko, dan Kuchisake-onna. Dan ternyata semua hantu ini bukan rekaan semata. Meskipun kisah mereka di dalam film sudah dimodifikasi demi kepentingan hiburan, namun legenda tentang mereka benar-benar ada dan tak kalah menyeramkan.

Hikiko-san

Hikiko-san

Kisah Hikiko memang tidak seterkenal Sadako, Hanako, atau Kayaku dari franchise Ju-On. Namun di Jepang sendiri kisah hantu anak-anak ini cukup terkenal dan sudah dibuatkan beberapa film, antara lain Shin Hikiko-san, Hikiko-san vs Sadako, Hikiko-san vs Kokkuri-san, dan Hikiko-san vs Kuchisake Onna.

Hikiko bercerita tentang hantu gadis cilik yang semasa hidupnya kerap di-bully. Setelah meninggal dia kembali sebagai sosok hantu yang kerap memburu murid-murid sekolah. Jika dilihat dari kejauhan Hikiko tampak sedang menyeret boneka. Tetapi bila didekati ternyata mayat manusia yang diseretnya.

Baca  Juga : Rekomendasi Film Horor Jepang Terseram

Menurut legenda, Hikiko selalu menjadi korban penindasan baik oleh orangtua maupun teman-teman di sekolahnya. Karena penyiksaan yang sering dialaminya tubuh Hikiko memiliki banyak cacat. Pada satu versi cerita, Hikiko tewas terseret mobil karena keisengan teman-teman sekolahnya. Setelah meninggal dunia, hantunya kerap mencari korban, menyeret tubuh mereka sepanjang jalan hingga tercerai-berai.

Teke-Teke

Teke-Teke

Teketeke merupakan film horor besutan sutradara Koji Shiraishi pada tahun 2009. Menceritakan tentang sekelompok murid SMA yang mencoba memecahkan misteri hantu teke-teke.

Teke-teke juga termasuk cerita hantu yang paling sering diperbincangkan di Jepang. Konon dia adalah hantu seorang wanita yang mati mengenaskan di sebuah stasiun kereta di Hokkaido. Si wanita terjatuh di atas rel kereta dan tubuh bagian bawahnya terlindas kereta. Arwahnya yang penasaran lantas menghantui seluruh kota untuk mencari bagian tubuhnya yang hilang.

Baca Juga : Film Horor Jepang Terseram

Hantu ini digambarkan merangkak dengan kedua tangannya yang seperti cakar. Suara kertakan yang muncul dari rangkakannya terdengar seperti kata ‘teke, teke’. Sementara bagian pinggang hingga kakinya lenyap, membuat siapa saja yang melihatnya ketakutan setengah mati.

Itulah hantu-hantu wanita dari film horor Jepang yang ternyata benar-benar ada di dunia nyata.

Rekomendasi Film Horor Jepang Terseram

Rekomendasi Film Horor Jepang Terseram – Meskipun bikin takut, banyak orang senang dan malah ketagihan menonton film horor. Alasannya, ketika menonton film horor, adrenalin jadi terpacu dan menimbulkan perasaan takut sekaligus senang.

Dari berbagai jenis film horor, film horor Jepang sudah diakui kualitas dan tingkat keseramannya di mancanegara.

Berikut Beberapa Film Horor Jepang Terseram yang Wajib Anda Tonton :

  1. Tag (2015)

Tag (2015)

Setelah menyutradarai film horor Suicide Club, Sion Sono kembali hadir dengan film horo Jepang berjudul “Tag” (judul dalam bahasa Jepang: Riaru Onigokko). Film ini juga menuai sukse baik di Jepang maupun di manca negara.

Film ini dimulai dari cerita seorang gadis sekolahan bernama Mitsuko yang menjadi satu-satunya penyintas dari kejadian nahas yang begitu janggal. Kejadian tersebut disebabkan oleh hembusan angin yang kemudian memutilasi kepala semua penumpang bus sekolah.

Mitsuko sendiri selamat karena sedang menunduk untuk mengambil pulpen yang jatuh. Setelah kejadian itu, Mitsuko mengalami serangkaian kejadian aneh nan mematikan lainnya.

Baca Juga : Film Horor Jepang Terseram

Sepanjang film, kamu akan dibuat tegang dan ketakutan karena kejadian yang dialami Mitsuko sangat janggal dan seakan berasal dari dimensi lain.

  1. Retribution (2006)

Retribution (2006)

Di film horor Jepang ini, Kôji Yakusho berperan sebagai detektif bernama Yoshioka. Dia menyelidiki kasus rangkaian pembunuhan dengan kumpulan bukti yang pada akhirnya mengarah ke dirinya sendiri.

Berbeda dengan penampilan hantu film horor Jepang lainnya yang mengenakan baju putih (contohnya seperti Sadako), hantu di film Retribution mengenakan pakaian berwarna merah.

Hantu tersebut rupanya merupakan korban kasus pembunuhan yang sedang diselidiki oleh Yoshioka.

  1. Death Note (2006)

Pernah lihat orang membawa notebook hitam atau berbagai macam barang seperti jaket, kaos, dengan tulisan “Death Note”?

Barang-barang itu dibuat berdasarkan film lho, Toppers. Film ini bercerita tentang seorang mahasiswa bernama Light Yagami yang menemukan buku catatan misterius dan mendapat semacam kekuatan. Dia dapat membunuh siapapun yang namanya dia tulis di dalam buku itu.

Ia memanfaatkan kekuatannya untuk membunuh berbagai macam kriminal dan orang jahat. Saat menjalani aksinya, dia ditemani oleh Ryuk, makhluk supranatural yang merupakan pemilik awal buku tersebut. Seiring berjalannya waktu, jumlah nama yang dituliskan semakin banyak. Dia pun dihadapkan dengan berbagai macam konflik.

  1. Dark Water (2002)

Dark Water (2002)

Film horor Jepang satu ini juga disutradarai oleh Hideo Nakata. Film ini merupakan adaptasi dari novel Koji Suzuki.

Dark Water menceritakan kisah seorang ibu muda yang baru saja bercerai dan pindah ke sebuah apartemen kumuh bersama anaknya. Di langit-langit apartemen tersebut terdapat noda aneh dan menyeramkan yang kerap kali bocor.

Seiring berjalannya waktu, terungkap bahwa apartemen yang mereka huni berhantu. serangkaian kejadian mengerikan yang menimpa mereka ternyata ada hubungannya dengan orang yang pernah tinggal di unit apartemen di atas mereka.

  1. Suicide Club (2001)

Suicide Club (2001)

Film ini diawali dengan adegan 54 murid perempuan bergandengan dan dengan riang melemparkan diri ke hadapan kereta api yang sedang melaju dengan kencang.

Setelah diselidiki, serangkaian kejadian bunuh diri yang terjadi ternyata ada kaitannya dengan sebuah situs web misterius, kumpulan rocker yang menyimpang, dan potongan kulit manusia. Kalau kamu orang yang mudah mual, jangan tonton film ini ya!

Nah, setelah membaca daftar 10 film horor di atas, film mana yang bikin penasaran dan ingin kamu tonton duluan nih Toppers?

Film Horor Jepang Terseram

Film Horor Jepang Terseram – Meskipun bikin takut, banyak orang senang dan malah ketagihan menonton film horor. Alasannya, ketika menonton film horor, adrenalin jadi terpacu dan menimbulkan perasaan takut sekaligus senang.

Dari berbagai jenis film horor, film horor Jepang sudah diakui kualitas dan tingkat keseramannya di mancanegara.

Film horor Jepang bahkan punya ciri khas, yakni penampakan hantu selalu berbaju putih dan berambut panjang menutupi sebagian area wajah.

Berikut Film Horor Jepang Terseram yang Wajib Ditonton :

  1. Ring (1998)

Ring (1998)

Pecinta film horor Jepang pasti sudah tidak asing dengan film Ring. Film yang disutradarai Hideo Nakata ini meraih kesuksesan besar dan diklaim sebagai salah satu film horor terbaik.

Saking digemarinya, film ini punya banyak versi remake bahkan menginspirasi pembuatan film horor lainnya.

Film Ring bercerita tentang kutukan dari sebuah video yang menampilkan Sadako, urban legend Jepang yang diceritakan mati secara tragis.

Kutukan tersebut menyatakan, siapapun yang bertemu dengan Sadako dari layar TV akan mati dengan mengenaskan tujuh hari kemudian.

Selain karena penampilan hantunya yang sangat menyeramkan, penyampaian cerita dan plot twist dalam film ini juga menambah rasa tegang yang akan kamu rasakan sepanjang film.

  1. Helter Skelter (2012)

Helter Skelter (2012)

Film horor Jepang yang disutradarai Mika Nigawa ini bercerita tentang seorang model wanita yang menjalani rangkaian operasi plastik. Tujuannya agar dia tetap populer dan tidak terlupakan.

Baca Juga : Film Horor Suzzanna Terbaik Sepanjang Masa

Pada akhirnya usaha ini hanya membawanya ke dunia yang gelap dan penuh dengan hal-hal berbahaya, ditambah lagi, beberapa rangkaian operasi yang dilaluinya tidaklah aman.

Buat kamu pecinta manga genre horor pasti kenal dengan serial satu ini. Sebab, film layar lebar Helter Skelter memang diadaptasi dari manga berjudul sama.

  1. Cure (1997)

Cure (1997)

Film ini dimulai dengan seorang murid yang menerima pesan suara dari nomor handphone-nya sendiri, tetapi tanggal yang tertera adalah dua hari kemudian.

Di dalam pesan suara tersebut, dia mendengar dirinya sedang berteriak. Dua hari setelah menerima pesan suara itu ia pun tewas.

Peristiwa misterius ini kemudian menyebar dan menimpa banyak orang di Jepang. Nah lho, horor kan Toppers?

  1. One Missed Call (2003)

One Missed Call (2003)

Film ini dimulai dengan seorang murid yang menerima pesan suara dari nomor handphone-nya sendiri, tetapi tanggal yang tertera adalah dua hari kemudian.

Di dalam pesan suara tersebut, dia mendengar dirinya sedang berteriak. Dua hari setelah menerima pesan suara itu ia pun tewas.

Baca Juga : Film Horor Indonesia Terlaris dalam 10 Tahun

Peristiwa misterius ini kemudian menyebar dan menimpa banyak orang di Jepang. Nah lho, horor kan Toppers?

  1. Kairo (2001)

Kairo (2001)

Kiyoshi Kurosawa sebagai sutradara berhasil membuat film yang menggabungkan cerita horor dengan teknologi di era digital.

Terdapat dua plot dengan benang merah yang sama, yaitu kemungkinan bahwa hantu sedang berusaha menginvasi dunia manusia melalui internet.

Kejadian-kejadian aneh yang terjadi secara bersamaan, seperti kasus bunuh diri di kampus dan orang yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak yang jelas, semua berawal dari penggunaan akses internet.

Nah, setelah membaca daftar 10 film horor di atas, film mana yang bikin penasaran dan ingin kamu tonton duluan nih Toppers?