Mitos Angka 13 di Berbagai Dunia

Dalam kehidupan manusia sering dihiasi unsur mitos dan fakta atau rasional. Bukan hanya di Indonesia, akan tetapi mitos juga ternyata hadir hampir di seluruh dunia sekalipun negara-negara maju seperti di kawasan Eropa dan Amerika.

Salah satu mitos yang hampir mendunia ialah mitos akan angka keramat. Angka keramat ini sebenarnya banyak, namun dalam tulisan kali ini Mbah akan membahas mitos angka 13 yang banyak negara menganggapnya sebagai angka sial.

Di seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia.

Namun ternyata tidak seperti itu siklusnya, modernisasi tidak linier dengan hilangnya perkembangan mitos.

 

baca juga artikel berikut ini : 5 Hal Yang Menandakan Wanita DiSukai Jin

Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan takhayul ini ternyata tetap eksis dan bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan-kepercayaan ini bahkan ikut mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit.

Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya.

Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, Anda tidak akan jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung ‘loncat’ ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Mengapa angka 13 dianggap angka yang membawa kekurang-beruntungan? Sebenarnya, kepercayaan takhayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan kuno bernama Kabbalah.

Kabbalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu gerakan politis dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.

baca juga artikel berikut ini : Makanan Kesukaan Makhluk Gaib

Meski zaman sudah modern, tetapi kepercayaan akan mitos tampaknya belum bisa ditinggalkan begitu saja. Satu di antara mitos yang masih populer hingga saat ini adalah anggapan angka 13 sebagai angka yang membawa malapetaka.

Ternyata mitos ini tak hanya beredar di Indonesia, negara China bahkan Amerika Serikat juga masih percaya dengan anggapan kesialan yang dibawa oleh angka 13.

Di kedua negara tersebut, sebagian besar hotel dan bangunan tak memiliki lantai ketiga belas. Bahkan, hal ini juga berlaku pada nomor rumah yang sengaja tidak memasang angka 13 karena takut penghuninya akan bernasib sial.

Ketakutan pada angka 13 ini disebut dengan triskaidekaphobia. Munculnya mitos ini terjadi karena adanya banyak insiden terkait angka 13. Insiden besar terjadi pada saat peristiwa Apollo 13 yang merupakan hari gagalnya misi pendaratan di bulan oleh negara adidaya Amerika Serikat.

Insiden yang terjadi 13 April 1970 dipicu oleh meledaknya tangki oksigen. Beruntung para astronaut yang terlibat dalam misi itu berhasil selamat. Bahkan, pencetus teknologi sekelas Microsoft pun turut menganggap angka 13 sebagai angka yang sangat sial.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Pasar Setan yang Terkenal di Indonesia

Sehingga Microsoft tidak membuat versi 13 konon katanya demi menghindari kesialan. Microsoft hanya membuat versi 12 yang berupa Microsoft Office 2007. Lalu Microsoft meloncat ke versi 14 untuk Microsoft Office 2010.

Banyak orang juga takut dengan tanggal ke-13 yang jatuh pada hari Jumat. Fenomena ini sering disebut dengan Friday the thirteen. Hari itu dianggap sial karena kebanyakan percaya hari Jumat adalah hari sial dan yang lain percaya bahwa angka 13 adalah pembawa sial.

Kombinasi keduanya dipercaya akan menghasilkan kemalangan yang berlipat ganda.

Nah demikian pembahasan mengenai mitos tentang angka 13 yang dianggap keramat.