Misteri Desa Tanpa Kasur Di Sleman

Yogyakarta, selain terkenal sebagai kota wisata dan kota pelajar, sebenarnya juga dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak menyimpan cerita misteri. Masih kentalnya aroma paganisme berwujud laku tirakat atau budaya lainnya, membuat dunia mistis seolah menjadi dekat dengan kegiatan masyarakatnya.

Tidak jarang ada cerita misteri yang muncul di beberapa daerah di sekitar Yogyakarta. Salah satu cerita misteri yang cukup unik untuk disimak yang ada di Yogyakarta adalah adanya desa Kasuran.

Nama desa ini unik karena penduduknya tidak ada yang tidur beralas kasur. Tentu, misteri desa tanpa kasur ada penyebabnya.

Kasur dan kutukan

Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan dusun Kasuran yang terletak di Desa Margodadi, Seyegan, Sleman ini. Letak dusun yang tidak terlalu terpencil membuatnya bisa ditempuh hanya dengan waktu sekitar 1 jam dari pusat kota Yogya.

 

baca juga artikel berikut ini : Kisah Misteri Pulung Gantung Di Gunung Kidul

Penduduknya pun hidup sebagaimana warga lainnya. Mereka memanfaatkan alam sebagai cara untuk berpenghasilan karena pada umumnya wilayah Sleman memang tergolong masih banyak terdapat sawah dan kebun.

Selain itu, kondisi warga di sana juga tergolong cukup mampu dengan setiap rumah hampir semua memiliki peralatan elektronik. Namun, ada hal menarik yang sekaligus aneh yang muncul di sini hingga desa ini disebut sebagai desa tanpa kasur.

Sebutan ini memang bukan isapan jempol belaka namun nyata ada. Ya, penduduk desa sudah puluhan tahun tinggal di desa ini dan tidur tanpa menggunakan kasur sebagai alas tidur. Tentu saja hal ini berlainan dengan nama dusun itu sendiri, Kasuran.

Polemik ini tidak muncul begitu saja. Memang, ada kepercayaan menurun yang melekat pada batin penduduk desa setempat tentang hal tersebut. Penduduk di sana sudah terbiasa tidur dengan alas dipan kayu ataupun hanya tikar dan segelintir saja yang menggunakan kasur busa.

 

baca juga artikel berikut ini : Kisah Horor Di Kampus UGM Paling Melegenda

Ada kepercayaan penduduk untuk tidak menggunakan kasur kapuk untuk alas tidur. Kepercayaan hingga muncul sebutan misteri desa tanpa kasur ini muncul karena adanya ketakutan yang mungkin dianggap adanya kutukan di desa, untuk siapa saja yang tidur dengan alas kasur kapuk.

Dahulu, memang ada beberapa orang yang tidur dengan alas kasur kapuk namun kehidupan warga tersebut sangat menderita. Menurut kabar yang beredar, warga yang secara sengaja melanggar apa yang sudah menjadi kepercayaan di desa tersebut tidak bisa terhidar dari mara bahaya.

Ada banyak contoh kasus yang terjadi dan penderitaan warga yang membuat warga lain merasa was-was dan ketakutan. Dulu, ada warga yang tidak mengindahkan kepercayaan ini dan ia tetap tidur dengan kasur kapuk. Efek yang mereka dapatkan pun bermacam.

Warga yang tidak percaya tersebut ada yang buta, gila bahkan hingga meninggal. Tentu saja, kejadian yang muncul tersebut membuat bulu kuduk warga sekitar menjadi merinding.

 

baca juga artikel berikut ini : Kisah Misteri Peristiwa Jembatan Kreo Yang Menyeramkan

Mereka yang selamat pun memilih bertahan dengan kepercayaan mereka selama berpuluh tahun hingga desa mereka terkenal dengan sebutan desa tanpa kasur seperti sekarang ini.

Ada cerita lain yang juga perlu di simak yang muncul di tengah masyarakat dusun Kasuran tersebut. Dulu, pernah ada seorang bidan pindahan yang menempati rumah di dusun tersebut. Untuk pemeriksaannya, ia menggunakan kasur kapuk.

Naas, kehidupannya sangat menderita. Kedua anaknya selalu bertengkar dan hampir saling membunuh. Ketika itu, ada sesepuh adat datang dan menjelaskan perihal kepercayaan di desa tersebut. Ketika kasur kapuk dibuang, anehnya kedua anak tersebut menjadi rukun.