Cerita Horor Jembatan Pasupati Di Bandung

Kejadian seram ini terjadi pada tahun 2011. Malam itu sekitar pukul 10, ada 6 remaja sedang merayakan kelulusan sekolah. Mereka sangat asyik bercanda, sambil berbicara tentang rencana kuliah. Sebelum pulang ke rumah, mereka memutuskan makan malam terlebih dahulu hingga jam 12 malam.

Malam itu, bandung sedang hujan lebat. Karena sudah larut, mereka memutuskan melanjutkan perjalanan ke rumah. Senda gurau mereka mampu mengisi suasana di dalam mobil.

Ketika mobil yang mereka tumpangi melewati jembatan flyover dari arah Balubur, sorot lampu mobilnya tanpa sengaja menerangi pinggiran Pasupati. Suasana di dalam mobil yang tadinya ramai oleh obrolan mereka, tiba-tiba hening.

Semuanya memperhatikan seseorang yang melambaikan tangan ke arah mobil mereka. Terlihat seorang lelaki dengan motor di sampingnya berdiri di samping jalan. Lelaki yang masih muda itu berdiri sambil terus melambaikan tangannya, seakan meminta mereka untuk menepikan mobil ke arahnya.

 

baca juga artikel berikut ini : Cerita horor Jembatan Cincin Di Sumedang

Mereka pun menepikan mobil, dan memberi tanda lampu hazard. Pemuda itu menghampiri, dan meminta tumpangan pulang karena motornya mogok. Namun, mereka merasa ada yang aneh dengan lelaki ini, wajahnya pucat sekali, dan tatapan matanya kosong.

Tanpa pikir panjang, mereka mempersilahkan lelaki itu untuk menaiki mobil. Lelaki itu pun masuk dan duduk di kursi depan. Badannya basah, lelaki itu tampak kedinginan hingga gemetar.

Lelaki itu menatap salah seorang di antara mereka yang sedang menyetir mobil, tampak mereka memasang wajah tegang. Suasana di mobil sangat kaku, mereka yang tadinya tertawa-tawa, jadi diam seketika kaya ketemu calon mertua.

Mereka semua memandangi orang itu bergantian, lelaki itu tampak kedinginan. Mobil melaju kencang di Pasupati di tengah derasnya hujan. Sampai di sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin, laki-laki itu terlihat membaik, dia tak lagi kedinginan.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Museum Yang Memiliki Cerita Mistis

Dia hanya diam dengan pandangan lurus ke depan. “Pak, Bapak mau ikut sampai mana? Mau saya antar?” Tanya salah satu dari mereka. Dia hanya diam, dan menunjuk ke arah depan. Mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres, sesuatu yang aneh dari lelaki ini.

Wajah ke enam orang ini masih seperti yang tadi, salah satu dari mereka menggeleng. Sepertinya memberi kode kalau dia memang merasakan hal yang sama dengan si pengemudi.

Si pengemudi menghentikan mobil tiba-tiba. Lelaki yang duduk di sebelahku, kini sedang sibuk memegang darah yang berasal dari kepalanya. “Pak, kepalanya kenapa?” Sambil ketakutan, salah satu mereka bertanya kepada lelaki itu. Lalu di tengah deras hujan, tiba-tiba dia minta turun dari dalam mobil.

Mereka pun langsung memberhentikan mobil. Lelaki itu keluar dari mobil dan tidak mengatakan apa-apa. Dengan kondisi perasaan yang ga karuan, mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah Ari (salah satu di antara mereka). Kebetulan rumah Ari sedang tidak ada orang.

 

baca juga artikel berikut ini : Kisah hantu boneka Uci di jalan Siliwangi

Sesampainya di rumah, mereka langsung masuk ke kamar Ari karena merasa kelelehan. Ga lama kemudian, pintu rumah Ari ada yang mengetuk, mungkin orang tua Ari sudah pulang pikir mereka. Ketika Ari membuka pintu rumahnya ia tak menemukan siapapun.

Namun dari kejauhan, di pekarangan rumah Ari terlihat sesosok makhluk memakai kain putih dengan muka yang pucat dan bercucuran darah dari kepalanya. Ternyata itu adalah orang yang menumpang mobilnya tadi namun berbentuk pocong (mungkin mau bilang makasih).

Makhluk itu berdiri melihat ke arah Ari dan dari kepalanya terus mengeluarkan darah. Ari hanya diam terpaku, Pandangannya mulai kabur, kemudian ia tidak ingat apa-apa lagi. Pagi-pagi ia terbangun, saat teman-temannya masih tertidur.

Beberapa hari kemudian, mereka akhirnya mendengar kabar bahwa laki-laki itu adalah orang yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Flyover Pasupati.