3 Tempat Paling Angker Di Cianjur

Kalau sedang jalan-jalan di Cianjur tentu sesuatu yang dicari adalah berasnya. Beras yang berasal dari Cianjur terkenal memiliki kualitas yang sangat bagus dan harum. Namun, bagaimana jika kali ini kami mengajak Anda untuk jalan-jalan ke tempat yang sedikit membuat bulu kuduk merinding ketika Anda berada di Cianjur?

Cianjur memiliki sejumlah tempat angker yang cukup mencekam. Berbagai cerita mengenai situs megalitikum terbesar yang konon merupakan istana gaib Prabu Siliwangi sampai dengan tempat untuk mencari pesugihan memang terkenal di Cianjur.

Berikut ini adalah 3 Tempat Paling Angker Di Cianjur, mari kita simak:

  1. Pantai Jayanti

Pesugihan adalah jalan pintas bagi orang-orang malas yang ingin memperoleh kekayaan dengan cara yang mudah tanpa bekerja. Tempat angker di Cianjur yang satu ini terkenal dengan cerita pesugihannya yang sangat miris.

Pantai Jayanti adalah pesugihan daerah Cianjur yang hanya diketahui oleh segelintir orang saja. Tak jelas bagaimana cara melakukan ritual pesugihan di sini, yang pasti ada beberapa orang yang pernah mencoba untuk melakukan ritual pesugihan di goa yang letaknya tidak terlalu jauh dari pantai.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Menyeramkan Di Cianjur

Selain itu, keangkeran Pantai Jayanti semakin jelas tatkala pantai ini selalu menelan korban jiwa setiap tahunnya. Bahkan, penjaga pantai pun membenarkan bahwa kadang-kadang ada pengunjung yang kesurupan ketika berlaku atau berkata tidak sopan di area pantai ini.

  1. Terowongan Lampegan

Sebuah terowongan perlintasan kereta api memang memiliki sisi mistis tersendiri. Pada umumnya, terowongan yang gelap dan jarang dilewati oleh manusia tersebut memang memancarkan aura yang sangat menyeramkan.

Terowongan Lampegan di Cianjur ini dulunya adalah jalur penghubung Sukabumi-Cianjur. Sempat ditutup pada tahun 2001, terowongan ini dibuka kembali pada tahun 2009 sampai saat ini.

Cerita mistis yang meliputi terowongan ini adalah hilangnya penari ronggeng secara misterius. Dulu saat peresmian Terowongan Lampegan, diundanglah Nyi Ronggeng Sadea untuk menghibur para meneer Belanda. Sepulang pentas, Nyi Ronggeng melewati terowongan ini dan tidak pernah terlihat lagi.

Ada dua dugaan penyebab hilangnya sang penari ronggeng, pertama karena diperistri oleh “penunggu” Terowongan Lampegan dan yang kedua ia dijadikan tumbal saat peresmian terowongan dan jasadnya ditanam dalam tembok terowongan.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Rumah Sakit Paling Angker di Jawa Timur

  1. Jalur Tengkorak Bangbayang

Sejatinya, nama tempat angker di Cianjur ini adalah Jalan Raya Cianjur – Sukabumi. Namun karena lokasinya berada di kawasan Bangbayang dan sering terjadi kecelakaan maut di jalur tersebut, maka warga setempat memberi nama Jalur Tengkorak Bangbayang.

Cerita mistis Bangbayang Cianjur ini bermula dari banyaknya kendaraan yang mengalami kecelakaan saat melintas di sini. Bahkan, tak jarang kecelakaan-kecelakaan tersebut merenggut korban jiwa.

Seorang yang dapat menerawang alam gaib mengungkapkan bahwa di jalur tersebut sebenarnya ada batu sebesar truk yang dihuni oleh makhluk gaib berwujud nenek.

Konon, hantu nenek dan pasukan-pasukannya inilah yang sering mengganggu orang-orang yang melintas di jalur ini sehingga menyebabkan kecelakaan. Gangguan yang disebabkan oleh makhluk-makhluk gaib ini misalnya membuat pandangan pengemudi kabur atau masuk ke dalam tubuh korbannya sehingga menyebabkan kerasukan.

Tak hanya itu saja, kadang-kadang penghuni jalur tengkorak ini nampak menyeberang di depan kendaraan korbannya sehingga membuat korban kaget, membanting setir, dan menyebabkan kecelakaan.

Nah, itulah 3 Tempat Paling Angker Di Cianjur. Semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih.