3 Tempat Angker dan Mistis di Surabaya

Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia,memiliki banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi, baik untuk warga setempat atau wisatawan.

Mulai dari tempat bersejarah hingga mistis dapat ditemui di Kota Pahlawan ini. Berikut adalah lima tempat angker dan mistis di Surabaya, Jawa Timur yang bisa dikunjungi untuk para pemilik nyali besar.

Berikut ini adalah 3 Tempat Angker dan Mistis di Surabaya, mari kita simak:

1. Rumah Hantu Darmo

Rumah Hantu Darmo adalah rumah mewah berlantai tiga yang berlokasi di Jalan Puncak Permai II nomor 26, Sukomanunggal, Surabaya. Dari cerita yang beredar di masyarakat, rumah ini adalah rumah hasil pesugihan. Dahulu, keluarga yang menempati rumah tersebut, mendapatkan kekayaannya dengan syarat memberikan tumbal dan sesajen.

Suatu saat, keluarga tersebut tidak ingi nmemberikan tumbal dan sesajen lagi. Mereka pun melarikan diri melalui jalur laut dengan anggapan akan menghentikan kutukan. Naas, para hantu menenggelamkan kapal yang ditumpangi dan membuat satu keluarga meninggal.

baca juga artikel berikut ini : 3 Tempat Paling Angker Sedunia

Diketahui kedua penjaga rumah itu juga tewas terbunuh dan kasusnya tidak pernah terungkap. Kabarnya, kedua penjaga itu tewas karena mereka dijadikan sebagai pengganti tumbal yang belum dibayar.

2. Rumah Hantu Kupang

Rumah Hantu Kupang berdiri di Jalan Banyu Urip Wetan 1A nomor 107, Surabaya. Arsitekturnya yang kuno, dan lebih tinggi dari gedung sekitarnya membuat rumah ini mudah untuk ditemukan.

konon Gedung ini dibangun oleh J.A. van Middlekoop pada 1809. Lalu, gedung tersebut dibeli oleh dr Teng Khoen Gwan (Gunawan Sasmita) sekitar 1945. Namun, akibat kerusuhan rasial pada 1948, pemilik meninggalkan tempat tersebut.

Bangunannya yang sudah tidak terawat, dengan dinding berwarna putih kusam membuat warga di sana menilai gedung ini terkesan horror.

 

baca juga artikel berikut ini : 3 Cerita Mistis Paling Fenomenal di Indonesia

3. Pintu Air Jagir

Pintu Air Jagir sudah dikenal memiliki nuansa mistis di tengah masyarakat Surabaya. Mengutip berbaga sumber, bangunan ini sudah dibangun sejak 1917 oleh pemerintah kolonial Belanda.

Dahulu, bangunan ini difungsikan untuk mengantisipasi banjir yang sering terjadi di Surabaya kala itu. Pintu air ini terletak di Jalan Jagir, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, di sana terdapat buaya putih dan sering meminta tumbal. Walau begitu, sampai sekarang pintu air ini masih berfungsi dengan baik sebagai pengendali banjir Surabaya.

Nah, itulah 3 Tempat Angker dan Mistis di Surabaya. semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat untuk kalian semua, terima kasih.