3 Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara

Awal tahun ini ternyata diwarnai adanya kasus yang menimpa Logan Paul. Bintang youtube dengan pengikut 15 juta subscribe tersebut, mengunggah konten video yang dikecam oleh banyak orang. Pasalnya dalam video itu, tanpa merasa bersalah Logan menampilkan orang yang meninggal bunuh diri di hutan Aokigahara di Jepang.

Karena membuat geram dan kecewa publik, Logan sampai harus melakukan permintaan maaf dua kali melalui twitter pribadinya. Di samping itu, hutan Aokigahara memang terkenal luas sebagai tempat populer untuk bunuh diri. Hutan yang berada di kaki Gunung Fuji tersebut dikabarkan menyimpan sisi misterius di dalamnya.

Berikut ini adalah 3 Fakta Menyeramkan dari Hutan Aokigahara, mari kita simak:

1. Hutan yang sunyi

Hutan Aokigahara mempunyai pepohonan yang rata-rata memiliki tinggi sepuluh kaki. Pepohonan tersebut juga mempunyai daun-daun yang rimbun dan padat sehingga seperti membentuk kanopi pada hutan. Oleh karena itu, cahaya matahari tak sepenuhnya dapat menyinari area hutan. Alhasil hutan Aokigahara selalu erat dengan nuansa yang kelam dan damai.

baca juga artikel berikut ini : 3 Jembatan Angker Di Indonesia

Kemudian jarang sekali ditemukan hewan liar yang berkeliaran di dalam hutan. Mungkin karena tak banyak sumber makanan di sana, para hewan menjauhi hutan tersebut. Dibalik itu, hutan Aokigahara juga dianggap sebagai hutan yang sangat sunyi.

Bahkan bagi para pejalan kaki, munculnya suara burung merupakan pemandangan yang jarang ditemui, sehingga dapat membuat mereka terkejut ketika mendengarnya. Karena kesunyian dari hutan tersebut, dikabarkan suara-suara hantu yang merintih dan menangis bisa terdengar dari jarak yang jauh.

2. Bisa membuatmu tersesat

Dari jauh kamu bisa melihat pemandangan Gunung Fuji yang menenangkan bersama dengan hutan Aokigahara di bawah kakinya. Hanya saja pemandangan indah itu sebenarnya tak seindah dengan kenyataanya. Pepohonan yang rimbun dan seragam dapat dengan mudah membuatmu tersesat.

Itu sebabnya, para pejalan kaki di Aokigahara biasanya mengikuti jalan setapak dan membawa pita berwarna untuk menandai jalan. Jika sampai tersesat, GPS dan ponsel tak akan berguna untuk digunakan di sana.

 

baca juga artikel berikut ini : Mitos Larangan Menikah Antara Suku Sunda dengan Suku Jawa

3. Tempat populer untuk melakukan bunuh diri

Aokigahara yang sunyi merupakan tempat sunyi dan damai. Mungkin banyak orang berpikir bahwa hutan ini merupakan tempat yang tepat untuk peristirahatan terakhir mereka. Sehingga memungkinkan bagi sejumlah orang pergi ke Aokigahara hanya untuk mengakhiri hidup mereka dengan secara tenang tanpa adanya gangguan.

Oleh karenanya, hutan ini dianggap sebagai situs bunuh diri terpopuler setelah Golden Gate Bridge. Pemerintah Jepang sampai harus menyembunyikan angka kematian bunuh diri di Aokigahara, agar menghentikan tempat itu menjadi populer.

Tak heran jika di sana kamu bisa menemukan papan peringatan untuk tidak bunuh diri. Biasanya papan tersebut bertuliskan pesan menggugah seperti “Hidupmu merupakan anugrah berharga bagi orangtuamu” atau “Pikirkan tentang keluargamu!”.