2 Kisah Misteri Jembatan Barelang

Jika Surabaya dan Madura memiliki Jembatan Suramadu dan Palembang memiliki Jembatan Ampera, Batam memiliki Jembatan Barelang. Jembatan ini diberi nama Barelang yang berasal dari singkatan BAtam, REmpang, dan gaLANG.

Ya, jembatan yang terdiri dari enam buah jembatan ini menghubungkan Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru. Melihat tampilan Jembatan Barelang yang begitu megah rasanya mustahil jika jembatan ini angker atau dikenal sebagai tempat favorit untuk bunuh diri.

Namun, itulah kenyataan yang sebenarnya di mana salah satu misteri Jembatan Barelang adalah daya tariknya untuk membuat orang memilih jembatan ini sebagai lokasi untuk bunuh diri.

  1. Pohon Kelapa Bercabang Tujuh yang Dijaga Siluman Ular

Tak jauh dari Jembatan Barelang ada sebuah Kampung bernama Belongkeng, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam. Letak kampung ini berada di antara batas Jembatan IV dan Jembatan V Barelang. Yang membuat kampung ini menjadi terkenal secara tiba-tiba adalah keberadaan pohon kelapa bercabang tujuh yang konon dijaga oleh siluman ular.

Menurut warga setempat, orang-orang pintar yang bisa melihat alam gaib mengatakan bahwa pohon ini dijaga oleh siluman yang badannya setengah manusia dan setengah ular. Konon, ada tujuh makhluk sejenis itu yang menjaga pohon kelapa ini, sama seperti jumlah cabangnya.

baca juga artikel berikut ini : Tempat Angker di Palembang yang Sangat Mencekam

Pohon kelapa bercabang tujuh adalah bagian dari misteri Jembatan Barelang yang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Hanya saja, belum ada bukti konkrit yang menunjukkan bahwa pohon kelapa bercabang tujuh ini terbentuk karena unsur gaib atau memang fenomena alam yang kebetulan saja.

  1. Tempat Favorit Bunuh Diri

Di balik kemegahan Jembatan Barelang ternyata menyimpan misteri yang menimbulkan kesan angker pada jembatan ini. Jembatan Barelang dinobatkan sebagai tempat favorit untuk bunuh diri. Pasalnya, sudah ada ratusan kasus bunuh diri dengan melompat dari jembatan ini.

Hampir semua orang yang melompat dari jembatan ini dipastikan meninggal, hanya sedikit saja yang berhasil diselamatkan. Menurut catatan Ditpam Batang di Jembatan Barelang, sedikitnya 15-20 orang per-tahun memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan ini.

Tidak semua orang yang melompat dari Jembatan Barelang benar-benar murni ingin bunuh diri, ada juga yang iseng-iseng uji nyali tapi berujung maut atau mabuk berat.

baca juga artikel berikut ini : Misteri Jembatan Suramadu di Balik Kemegahannya

Sebagai tempat yang sering dipilih sebagai lokasi bunuh diri, tentu saja Jembatan Barelang mendapat predikat sebagai tempat angker. Meskipun belum pernah ada laporan tentang gangguan makhluk astral di Jembatan Barelang.

Tapi, masyarakat setempat percaya bahwa orang yang bunuh diri di sini pasti memiliki pikiran yang kosong sehingga bisa “dibujuk” oleh mahluk gaib di sekitar jembatan untuk melompat.

Selain menjadi tempat untuk bunuh diri, ada beragam peristiwa konyol yang berujung maut di Jembatan Barelang. Misalnya, aksi nekat dua pelajar SMK yang berniat uji nyali dengan terjun dari jembatan ini.

Satu pemuda dinyatakan hilang karena terbawa arus laut dan satu pemuda lagi dalam kondisi kritis dan dirawat di rumah sakit. Tak hanya itu saja, seorang pria bernama Fauzan Effendy Hutabarat, terjatuh dari Jembatan Barelang karena ingin selfie di tepi jembatan tapi terjatuh lantaran anginnya sangat kencang.